Purbaya Bakal Denda Impor Baju Bekas Ilegal, Apa Kabar Bisnis Thrifting?

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi thrifting. (gambar: pinterest.com)

Ilustrasi thrifting. (gambar: pinterest.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar kurang sedap buat para pecinta thrifting! Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lagi bersiap mengeluarkan “jurus pamungkas” buat menertibkan impor pakaian bekas ilegal yang katanya bikin industri tekstil lokal megap-megap.

Purbaya blak-blakan bilang, aturan baru ini bakal nongol dalam waktu dekat. Fokusnya? Memperketat pengawasan dan memperberat sanksi buat para pemain nakal yang masih nekat masukin baju bekas balpres dari luar negeri.

Baca Juga :  Resensi Novel: Rahasia di Balik Kepolosan Anak-anak

“Selama ini sanksinya lemah, jadi banyak yang masih berani impor,” kata Purbaya.
Makanya, aturan baru nanti dijanjikan bakal lebih tegas dan nyakitin buat pelanggar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil nunggu regulasi itu resmi jalan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai udah siaga di lapangan.

Baca Juga :  Kurban, Begini Tips Memilih Hewan Menurut Pakar Peternakan

Mereka terus ngawasin pelabuhan-pelabuhan utama yang jadi jalur masuk barang impor—termasuk baju bekas yang sering nyelundup bareng tren thrift shop kekinian.

Langkah ini, kata Purbaya, penting banget biar produk-produk lokal nggak kalah saing sama baju bekas murah dari luar negeri.

So, siap-siap aja, para pebisnis thrifting—era “beli balpres bebas” sepertinya bakal berakhir! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB