SUARAMUDA.NET, SALATIGA — Suasana Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Salatiga dibuka dengan cara yang berbeda.
Sebelum rapat dimulai, para kepala daerah kompak mengikuti senam bersama dan menanam pohon tabebuya, Kamis (23/7) pagi.
Kegiatan yang digelar di Taman Wisata Sejarah Kota Salatiga itu bukan sekadar seremoni. Penanaman pohon tabebuya menjadi simbol komitmen para kepala daerah untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi antarkota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, senam bersama melambangkan semangat hidup sehat, kebersamaan, dan sinergi dalam keluarga besar APEKSI.
Sementara itu, pohon tabebuya dipilih karena memiliki makna ketangguhan, harapan, dan keindahan yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.
“Tabebuya merupakan simbol ketangguhan, harapan, dan keindahan yang tumbuh seiring waktu. Semoga kolaborasi antar daerah juga terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Robby.
Ia berharap pohon-pohon yang ditanam tersebut menjadi jejak kebersamaan para kepala daerah di Kota Salatiga. Kelak, tabebuya itu diharapkan tumbuh besar, memberi keteduhan, bermekaran, dan menjadi warisan yang bisa dinikmati generasi mendatang.
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bibit anggrek dari Ketua TP PKK Kota Salatiga kepada para istri kepala daerah. Bibit anggrek tersebut menjadi simbol persahabatan, keharmonisan, dan kolaborasi yang terus dirawat.
Menutup sambutannya, Robby mengajak seluruh pemerintah kota untuk terus memperkuat komitmen membangun kota yang hijau, bersih, dan berkelanjutan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, serta pelestarian ruang terbuka hijau. (Red)













Komentar