PMII UMAHA Soroti Isu Sosial Lewat Nobar “Pesta Babi” Bersama PAC Ansor Taman Sidoarjo

SUARAMUDA.NET, SIDOARJO — Kegiatan nonton bareng film ‘Pesta Babi’ yang diselenggarakan oleh PAC Ansor Taman menjadi ruang diskusi yang menarik bagi kalangan pemuda dan mahasiswa di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (30/4) lalu.

Kader PMII UMAHA turut hadir sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membangun kesadaran sosial melalui media film. Acara berlangsung sederhana namun penuh antusias, karena tidak hanya menjadi hiburan, melainkan juga sarana refleksi terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Film ‘Pesta Babi’ dinilai mampu menghadirkan gambaran tentang realitas sosial, ketimpangan, hingga kritik terhadap perilaku kekuasaan yang sering kali jauh dari kepentingan rakyat.

Kehadiran PMII UMAHA dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak boleh apatis terhadap isu sosial. Diskusi setelah pemutaran film menjadi momentum penting untuk bertukar pandangan mengenai kondisi masyarakat saat ini, terutama terkait keadilan sosial, solidaritas, dan peran generasi muda dalam menjaga nilai kemanusiaan.

Ketua Komisariat PMII UMAHA, Moch. Gufron Fajar Rezki, menyampaikan bahwa film tersebut memberikan pesan reflektif bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar.

Menurutnya, ‘Pesta Babi’ bukan hanya menyajikan alur cerita, tetapi juga menggambarkan bagaimana masyarakat kecil sering kali menjadi pihak yang terdampak dari kepentingan kekuasaan dan ketidakadilan sosial.

Ia menilai mahasiswa harus mampu hadir sebagai kontrol sosial dan tidak kehilangan keberpihakan terhadap rakyat.

“Film ini menjadi pengingat bahwa pemuda dan mahasiswa tidak cukup hanya aktif di ruang akademik, tetapi juga harus memiliki keberanian moral untuk menyuarakan keresahan masyarakat. Ada banyak realitas sosial yang terkadang dianggap biasa, padahal itu bentuk ketimpangan yang harus dikritisi bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan seperti ini, sinergi antara PMII UMAHA dan PAC Ansor Taman diharapkan dapat terus terjalin dalam menciptakan ruang intelektual yang dekat dengan realitas masyarakat.

Nobar bukan sekadar menonton film bersama, tetapi menjadi wadah membangun kepekaan sosial agar pemuda tidak hanya aktif dalam organisasi, namun juga mampu membaca dan merespons persoalan yang terjadi di sekitarnya. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like