Dites Investor Global, Menkeu Purbaya Santai: “Defisit 3%? Aman!”

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Suasana forum tahunan International Monetary Fund dan World Bank alias Spring Meeting pekan lalu bukan cuma ajang kumpul elit ekonomi dunia.

Buat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ini juga jadi “ujian dadakan” dari para investor global.

Gimana enggak? Di sela-sela forum, Purbaya langsung dihujani pertanyaan tajam: Indonesia masih sanggup jaga defisit APBN di bawah 3% atau bakal jebol?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jawabannya? Nggak pakai ragu. “Lu mau tembus 3% apa enggak? Saya bilang: enggak.”

Dengan gaya santai tapi tegas, Purbaya memastikan pemerintah tetap pegang kendali. Batas defisit 3% dari PDB yang diatur undang-undang disebutnya masih aman terkendali.

Baca Juga :  350 Atlet dari 9 Negara Berlaga di Event Salatiga Masters Athletics Championship

Bukan cuma ngomong doang, dia juga “spill” strategi ke para investor. Hasilnya? Mereka mulai percaya.

“Saya jelasin caranya. Sepertinya mereka percaya. Saya bilang aman, karena kita jaga.”

Investor Cuma Mau Satu Hal: Menteri yang ‘Becus’

Menariknya, dalam pertemuan bareng para pengusaha global yang tergabung di ASEAN-US Chamber of Commerce, ternyata investor nggak ribet.

Mereka nggak terlalu peduli detail teknis panjang lebar. Fokusnya cuma satu: apakah menteri keuangan Indonesia cukup kompeten atau tidak.

Baca Juga :  Festival Nasional Reog Ponorogo 2025 Sukses Digelar, Lantas Apa Itu Kesenian Reog Ponorogo?

“Mereka enggak mau lihat apa-apa, cuma satu: menterinya becus apa enggak.”

Dan di momen itu, Purbaya merasa tim Kemenkeu berhasil “unjuk gigi”. Kepercayaan investor pun mulai terbentuk bahwa kebijakan fiskal Indonesia masih on track.

Lanjutkan Tongkat Estafet dari Sri Mulyani

Sejak resmi menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025, Purbaya memang berada di bawah sorotan. Apalagi, ekspektasi terhadap pengelolaan fiskal Indonesia cukup tinggi.

Namun lewat momentum global ini, ia mencoba mengirim sinyal kuat: Indonesia masih solid, bahkan di tengah target pertumbuhan ekonomi yang makin ngebut. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB