Rayakan 40 Tahun GEMABUDHI, Anak Muda Buddhis Makassar Gelar Sosialisasi & Tuang 150 Liter Eco Enzyme

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MAKASSAR — Generasi muda Buddhis di Makassar merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-40 Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) dengan cara yang berbeda.

Tak sekadar seremoni, mereka menggelar aksi peduli lingkungan lewat sosialisasi dan penuangan 150 liter Eco Enzyme di Kelurahan Maccini Sombala.

Kegiatan ini juga menjadi penanda satu tahun kepengurusan GEMABUDHI Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat lebih sadar terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua GEMABUDHI Sulawesi Selatan, Enrique Justine Sun, berharap gerakan Eco Enzyme tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, aksi ini harus terus berlanjut sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan.

“Eco Enzyme adalah solusi sederhana, tapi dampaknya besar. Selain bisa mengurangi limbah organik rumah tangga, gerakan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Baca Juga :  GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan "Bergema Temple Explorer", Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan

Apresiasi juga datang dari Lurah Maccini Sombala, Fuad Raking Bajing. Ia mengaku bersyukur wilayahnya dipilih sebagai lokasi kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurutnya, kegiatan tersebut dihadiri unsur RT, RW, serta warga setempat yang ikut mengikuti sosialisasi hingga praktik penuangan Eco Enzyme.

Baginya, kegiatan seperti ini penting sebagai sarana edukasi sekaligus aksi nyata menjaga lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa persoalan sampah di Makassar saat ini cukup serius.

Ia memaparkan, pada tahun 2024 volume sampah di Makassar mencapai sekitar 800–900 ton per hari. Angka tersebut bahkan meningkat pada 2025 menjadi lebih dari 1.040 ton per hari.

Baca Juga :  Rakerda GEMABUDHI Sulawesi Selatan 2025: Meneguhkan Langkah Pemuda Buddhis untuk Kolaborasi, Toleransi, dan Aksi Nyata

“Setiap hari aktivitas masyarakat menghasilkan sampah, sementara kondisi TPA Antang juga semakin mengkhawatirkan jika tidak diimbangi kesadaran pengelolaan sampah,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat mulai dari langkah sederhana seperti mengelola sampah organik, memanfaatkan Eco Enzyme, dan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Pembimas Buddha Provinsi Sulawesi Selatan Sumarjo serta Ketua INLA Sulawesi Selatan sekaligus Anggota Dewan Lingkungan Hidup, Tjing Ming Nelly.

Lewat aksi kecil namun berdampak ini, generasi muda Buddhis berharap semangat menjaga bumi bisa menular ke lebih banyak orang. Lingkungan bersih, masa depan pun lebih lestari. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB