SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Solois sekaligus pencipta lagu asal Kota Bogor, Dicky Solfa kembali menghadirkan karya terbarunya berjudul “Cinta Sejatiku”. Lagu ini menjadi single keduanya yang dirilis pada awal 2026 setelah sebelumnya memperkenalkan lagu “Setahun”.
Menariknya, kedua lagu tersebut merupakan bagian dari rangkaian cerita yang saling terhubung dan digagas langsung oleh Dicky sebagai penulis lagu.
Dicky Solfa yang memiliki nama lengkap Dicky mengaku sudah cukup lama memiliki ketertarikan pada dunia musik.
Ia mulai senang bernyanyi sekaligus mencoba menciptakan lagu sejak tahun 2013. Namun, keseriusannya untuk benar-benar fokus menekuni dunia musik baru dimulai pada November 2025.
Sebagai pencipta lagu, Dicky banyak mengambil inspirasi dari cerita sederhana yang kemudian ia kembangkan menjadi kisah yang utuh dalam sebuah lagu.
Salah satunya terlihat dalam lagu “Setahun” yang ia tulis pada 2 Januari 2026. Lagu tersebut terinspirasi dari perjalanan waktu selama satu tahun penuh, dari Januari hingga Desember, yang menggambarkan proses dua orang yang awalnya saling mengenal hingga akhirnya menjalin hubungan.
“Lagu “Setahun” terinspirasi dari nama-nama bulan dari Januari sampai Desember, dengan tema percintaan antara dua orang yang awalnya baru kenal, kemudian dekat dan akhirnya bersama,” ungkap Dicky.
Cerita tersebut kemudian dilanjutkan dalam single “Cinta Sejatiku”. Jika lagu pertama menggambarkan awal perjalanan cinta, maka pada lagu kedua ini Dicky mengangkat kisah yang lebih serius tentang seseorang yang ingin mengajak pasangannya melangkah ke jenjang pernikahan.
“Di lagu kedua ini saya buat di bulan Desember, terinspirasi dari seseorang yang ingin diajak menikah lalu dituangkan ke dalam sebuah lagu. Ternyata ceritanya nyambung dengan lagu “Setahun”,” jelasnya.
Tak hanya berhenti pada dua lagu, Dicky ternyata sudah menyiapkan konsep cerita yang lebih panjang. Ia mengungkapkan bahwa rangkaian lagu tersebut nantinya akan terdiri dari tujuh lagu yang saling terhubung layaknya alur cerita dalam sebuah film.
“Ibarat sebuah film namun saya rangkum dalam sebuah lagu. Ada beberapa lagu yang ceritanya nyambung dari lagu pertama rilis sampai nanti tujuh lagu ke depan,” kata Dicky.
Dalam proses kreatifnya, Dicky biasanya memulai dengan mencari ide utama terlebih dahulu, baik berupa tema, judul, maupun hook lagu. Setelah itu ia mencoba menemukan nada yang sesuai menggunakan keyboard, sebelum akhirnya merangkai lirik hingga menjadi lagu yang utuh.
“Biasanya saya mencari ide dulu, bisa dari hook atau tema judul. Lalu saya cari nadanya lewat keyboard. Kadang membuat lagu saat sedang sendiri di kantor atau di rumah,” tuturnya.
Menariknya, ia mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan sebuah lagu. Bahkan dari proses menemukan nada hingga menulis lirik, satu lagu bisa selesai dalam waktu sekitar satu jam.
Selain menulis lagu bertema cinta, Dicky juga telah menciptakan berbagai karya lain termasuk lagu bertema nasional. Ia bahkan menyebut beberapa lagunya cocok dibawakan oleh penyanyi dengan karakter vokal kuat seperti Judika.
Ke depan, Dicky Solfa juga telah menyiapkan kelanjutan cerita dari rangkaian lagu tersebut. Ia menargetkan single ketiga dari konsep cerita itu bisa dirilis dalam waktu dekat.
“Insyaallah akhir Maret ini akan rilis lagu ketiga,” pungkasnya. (Red)