Empat Pilar Kebangsaan Jadi Fondasi Pariwisata Kebumen yang Lebih Keren dan Berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, KEBUMEN — Pariwisata bukan cuma soal tempat foto estetik dan healing tipis-tipis. Di Kebumen, sektor ini didorong naik level: berbasis nilai, identitas, dan keberlanjutan.

Hal itu ditegaskan Anggota MPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bertema “Empat Pilar Kebangsaan dan Pariwisata Kebumen”, Rabu (04/02/2026).

Empat Pilar Bukan Sekadar Materi, Tapi Aksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Amelia mengajak peserta kembali memahami dan menghidupkan Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, empat pilar itu tidak boleh berhenti di ruang seminar. Nilainya harus terasa dalam praktik pembangunan daerah — termasuk di sektor pariwisata.

“Pariwisata hari ini bukan sekadar destinasi rekreasi. Ia bicara tentang identitas, nilai, dan keberlanjutan,” tegasnya.

Baca Juga :  Lepas Kontingen KPMN Darul Amanah Bedono, Kakan Kemenag Kab. Semarang Ungkapkan Kebanggaan

JFR: Contoh Nyata Wisata Berbasis Kebersamaan

Amelia mencontohkan JLEGI FUN RIVER (JFR) yang dikembangkan Pokdarwis Saka Bumi Jlegiwinangun sebagai model konkret wisata berbasis masyarakat.

Konsepnya? Ecotourism alias wisata ramah lingkungan yang bukan cuma jual pemandangan, tapi juga hiburan, edukasi dan pemberdayaan ekonomi warga.

Di sini, nilai persatuan Indonesia menyatu dengan pelestarian sungai dan penguatan ekonomi lokal.

“Persatuan itu nyata ketika masyarakat merasa memiliki. Pemerintah desa, pengelola wisata, petani, UMKM, pemuda — semua duduk bareng merancang dan mengelola. Di situ sila ketiga Pancasila benar-benar hidup,” jelasnya.

Wisata Sungai: Produktif Sekaligus Simbol Kebersamaan

Menurut Amelia, wisata berbasis sungai bukan hanya objek rekreasi, tapi juga ruang interaksi sosial. Warga desa dan wisatawan dari berbagai daerah bertemu, berbaur, dan saling belajar. Dari situ, nilai keadilan sosial ikut menguat.

Baca Juga :  Merawat Kebhinnekaan, Merajut Persaudaraan, DPD KNPI Sukoharjo Akan Gelar FGD Lintas Iman Bertajuk “Generasi Harmoni”

“Wisata tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pihak. Petani, pelaku UMKM, pemuda desa — semua harus dapat ruang. Inilah makna keadilan sosial,” tegasnya.

Distribusi ekonomi yang adil dan keberlanjutan lingkungan, lanjutnya, adalah kunci agar manfaat pariwisata bisa dirasakan lintas generasi.

Persatuan dan Keadilan = Pariwisata Tangguh

Amelia menekankan, persatuan dan keadilan sosial adalah dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.

Tanpa persatuan, maka pemberdayaan sulit jalan.
Begitu pula tanpa keadilan, persatuan juga bisa rapuh karena ketimpangan.

Solusinya? Mulai dari hal sederhana, yakni jaga semangat gotong royong, merawat lingkungan, hingga menjadikan pariwisata sebagai ruang aktualisasi nilai kebangsaan

“Kalau nilai kebangsaan hidup dalam praktik, pariwisata bukan cuma maju — tapi juga bermartabat,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru