Rebung Naik Kelas! Riset Terbaru Ungkap Makanan Desa Ini Calon Superfood Dunia

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman rebung (tunas bambu) yang konon akan menjadi superfood dunia di masa depan. (Gambar: pinterest.com)

Tanaman rebung (tunas bambu) yang konon akan menjadi superfood dunia di masa depan. (Gambar: pinterest.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Selama ini bambu lebih dikenal sebagai simbol ketangguhan: kuat, lentur, dan tumbuh ngebut—bahkan bisa memanjang hampir satu meter dalam sehari.

Tapi tunggu dulu, bambu ternyata nggak cuma jago jadi bahan bangunan atau dekorasi. Tunas mudanya, alias rebung, diam-diam sedang naik daun sebagai calon superfood.

Di Asia, termasuk Indonesia, rebung sudah lama nongkrong di dapur—dari sayur lodeh sampai tumisan rumahan. Sayangnya, di luar Asia, rebung masih jarang dilirik sebagai pangan fungsional. Nah, riset terbaru membalikkan keadaan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pertama kalinya, para peneliti mengumpulkan dan mengulas seluruh bukti ilmiah tentang dampak konsumsi rebung bagi kesehatan. Hasilnya? Rebung dinilai punya potensi besar masuk daftar makanan super bernutrisi tinggi.

Tanaman rebung (tunas bambu) yang konon akan menjadi superfood dunia di masa depan. (Gambar: pinterest.com)

Padat Gizi, Rendah Kalori

Riset yang dipimpin tim dari Anglia Ruskin University, Inggris, menganalisis berbagai studi—mulai dari uji pada manusia hingga eksperimen laboratorium pada sel manusia. Hasilnya cukup bikin melongo.

Secara nutrisi, rebung punya kombinasi langka: protein cukup tinggi, lemak rendah, kalori minim, dan serat yang oke.

Ditambah lagi, rebung mengandung asam amino esensial, mineral penting seperti selenium dan kalium, serta vitamin alami—mulai dari vitamin A, B6, E, hingga tiamin dan niasin.

Baca Juga :  Ayu Hendranata Rilis Single Perdana "Milo (Me In Love)", Sebuah Lagu Cinta untuk Anjing Kesayangan

Singkatnya, rebung memiliki kecil kalori, gede manfaat. Cocok buat gaya hidup sehat tanpa ribet.

Baik untuk Gula Darah & Jantung

Beberapa studi pada manusia menunjukkan konsumsi rebung berkaitan dengan kontrol gula darah yang lebih baik dan profil lemak darah yang lebih sehat. Ini penting, karena dua faktor tersebut adalah biang kerok diabetes dan penyakit jantung.

Memang jumlah riset pada manusia masih terbatas, tapi sinyal manfaatnya cukup konsisten dan menjanjikan.

Tak cuma itu, serat alami dalam bambu—seperti selulosa dan lignin—terbukti membantu pencernaan lebih lancar. Buang air besar jadi lebih teratur, perut pun lebih “tenang”.

Antioksidan, Antiinflamasi, dan Probiotik

Masuk ke level sel, efek rebung makin menarik. Konsumsinya dikaitkan dengan peningkatan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, penurunan toksisitas sel, serta perlindungan dari stres oksidatif—faktor yang sering dikaitkan dengan penuaan dini dan penyakit kronis.

Penelitian laboratorium juga menemukan efek probiotik, alias kemampuan rebung mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.

Bonusnya lagi, senyawa dalam bambu dapat menghambat terbentuknya furan dan akrilamida, zat berbahaya yang sering muncul saat makanan digoreng atau dipanggang.

Artinya, rebung bukan cuma enak dan sehat, tapi juga punya potensi bikin proses pengolahan makanan jadi lebih aman.

Baca Juga :  Debut Mengguncang! Lysa Belmar Siap Bawa Musik Indonesia Mendunia

Jangan Dimakan Mentah!

Meski segudang manfaat, peneliti mengingatkan satu hal penting: rebung wajib diolah dengan benar. Beberapa jenis bambu mengandung glikosida sianogenik yang bisa melepaskan sianida jika dimakan mentah.

Ada juga temuan yang menyebut senyawa tertentu dalam rebung berpotensi mengganggu fungsi tiroid jika dikonsumsi tanpa pengolahan tepat. Solusinya sederhana: rebus rebung dengan benar sebelum dimasak.

Profesor Lee Smith, penulis senior studi ini, menegaskan bahwa bambu punya potensi besar sebagai pangan sehat dan berkelanjutan di tingkat global—asal tidak asal makan.

Menurutnya, manfaat rebung, termasuk untuk menghadapi tantangan modern seperti diabetes dan penyakit jantung, kemungkinan besar berasal dari kombinasi nutrisi dan senyawa bioaktif di dalamnya.

Namun para peneliti tetap realistis. Dari sekian banyak literatur, baru empat studi pada manusia yang memenuhi kriteria ketat mereka.

Artinya, rebung memang menjanjikan, tapi uji klinis skala besar masih dibutuhkan sebelum klaim kesehatan yang lebih kuat bisa ditegaskan.

Satu hal jelas: makanan yang dulu dianggap “kampung” ini kini mulai dilirik dunia. Rebung bukan cuma lauk tradisional—tapi calon superfood masa depan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru