Pinrang Geger! Sopir MBG Narkoba, Makanan Siswa Berbelatung—HMI Minta Korwil SPPG Angkat Kaki

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 166 Pinrang, Selasa (21/1/2026).

POV: temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 166 Pinrang, Selasa (21/1/2026).

SUARAMUDA.NET, KAB PINRANG, SULSEL— Rentetan insiden memprihatinkan yang terjadi di lingkup Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Pinrang memicu kemarahan publik.
‎
‎Puncaknya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pinrang secara tegas mendesak pencopotan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Pinrang, Nining Angreani, menyusul temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 166 Pinrang, Selasa (21/1/2026).
‎
‎​Desakan pencopotan ini dinilai bukan tanpa alasan. HMI menyoroti bahwa kelalaian pengawasan di internal SPPG Pinrang telah terjadi secara berulang dalam waktu singkat, menunjukkan adanya bobrok manajemen yang bersifat sistematis.
‎
‎​Ketua Umum HMI Cabang Pinrang, Khaeril, menegaskan bahwa temuan belatung di SDN 166 hanyalah “puncak gunung es” dari buruknya manajemen SPPG di wilayah kabupaten pinrang.
‎
‎Sebelumnya, publik Pinrang telah dikejutkan dengan penangkapan seorang sopir distribusi MBG di bawah naungan SPPG Palia yang terjaring kasus penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  BPS Jawa Tengah: Nilai Ekspor Jateng Bulan Juli 2024, Melonjak!
‎
Ketua Umum HMI Cabang Pinrang, Khaeril. (Dok istimewa). 

‎​”Belum hilang diingatan kita kasus sopir distribusi MBG yang terjaring narkoba, sekarang muncul lagi temuan belatung di makanan siswa. Ini bukan lagi sekadar khilaf, tapi bukti nyata kegagalan total sistem pengawasan di bawah kepemimpinan Korwil SPPG Pinrang,” tegas Khaeril dengan nada bicara tinggi.
‎
‎​Menurutnya, dua kejadian beruntun ini menunjukkan bahwa tidak ada seleksi dan pengawasan yang ketat terhadap sumber daya manusia maupun proses produksi makanan yang akan dikonsumsi oleh ribuan anak sekolah.
‎
‎​”Segera Copot Korwil SPPG Pinrang!”
‎​HMI menilai kehadiran larva hidup dalam potongan ikan di SDN 166 adalah bentuk “penghinaan” terhadap hak kesehatan siswa. Khaeril menyatakan bahwa permohonan maaf dari Kepala SPPG Mattiro Bulu, Muhammad Alif, sudah tidak lagi relevan tanpa adanya tindakan tegas berupa pencopotan jabatan di level pimpinan wilayah.
‎
‎​”Kami mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan otoritas terkait untuk segera mencopot Korwil SPPG Pinrang, Nining Angreani. Jika sopir saja bisa lepas dari pengawasan hingga terjerat narkoba, dan kualitas makanan bisa sampai berbelatung, lantas apa yang mereka kerjakan selama ini? Ini adalah bentuk pengabaian nyawa adik-adik kita,” lanjut Khaeril.

Baca Juga :  Dua Profesor UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia, Lagi!

‎​Sebagai penanggung jawab utama atas rentetan kegagalan di wilayah Pinrang. ‎​Melakukan background check dan tes urine berkala bagi seluruh staf dan tenaga distribusi pasca-kasus narkoba di SPPG Palia.
‎​
‎Menindak tegas pihak yang lalai dan melakukan audit higienitas secara terbuka yang bisa dipantau masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎​Masyarakat kini menunggu sikap tegas dari Pemerintah Kabupaten Pinrang dan Badan Gizi Nasional.
‎
‎HMI mengancam jika tidak ada langkah konkret berupa pencopotan pejabat yang bertanggung jawab, mereka akan menggalang massa untuk menyuarakan protes lebih besar demi menyelamatkan program nasional ini dari tangan-tangan yang tidak kompeten. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB