SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Anak muda nggak cuma bisa ngomong di medsos! Buktinya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Saintek Muhammadiyah (SaintekMu) turun langsung ke DPRD DKI Jakarta buat nyuarain keresahan mereka.
Pada Jumat (31/10/2025), mereka bertemu dengan Uwais El Qoroni, anggota Komisi E Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta.
Obrolan mereka bukan obrolan receh — topiknya serius banget: mulai dari pemberdayaan pemuda, kebijakan sosial, sampai penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua BEM SaintekMu, Radityo Satrio, bilang kalau fenomena kenakalan remaja yang makin marak di wilayah Ciracas jadi alarm keras.
“Kami pengin ada lebih banyak ruang buat anak muda berkembang — lewat literasi digital, kegiatan positif, dan pembinaan karakter. Anak muda harus kreatif, sadar sosial, dan peduli lingkungan,” tegasnya.
Nggak cuma soal kenakalan remaja, BEM SaintekMu juga sorotin minimnya kesadaran politik di kalangan mahasiswa.
Banyak yang masih apatis sama kebijakan publik. Padahal, kata Radityo, suara pemuda itu penting banget buat memperkuat demokrasi di daerah.
Makanya, mereka ngusulin ke DPRD buat bikin Program Aspirasi Pemuda (PAP) — wadah biar anak muda bisa ikut ngasih ide dan terlibat langsung dalam pembangunan Jakarta.
Dapet respon? Tentu aja!
Uwais El Qoroni langsung nyambut positif ide itu. “Saya setuju banget. Mahasiswa dan pemuda harus jadi bagian dari pembangunan Jakarta. Usulan ini bakal saya bawa ke rapat paripurna,” ujarnya mantap.
Dalam pertemuan itu juga dibahas soal penguatan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). DPRD lagi ngerampungin aturan dan sanksi biar penerapannya makin tegas. “Termasuk di kampus, nanti tinggal disesuaikan sama regulasi internal masing-masing,” tambah Uwais.
BEM SaintekMu juga sempat nyinggung soal program bantuan sosial (bansos) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Mereka minta biar mahasiswa kampus swasta kayak SaintekMu juga bisa dapet akses yang sama.
Menjawab hal itu, Uwais bilang bahwa meski KJMU masih diprioritaskan buat kampus berakreditasi A, DPRD bakal perjuangin supaya program ini bisa lebih merata.
Audiensi ini jadi bukti kalau mahasiswa nggak cuma bisa protes, tapi juga bisa kolaborasi.
Dengan semangat anak muda dan kepedulian sosial, BEM SaintekMu siap jadi mitra kritis DPRD untuk wujudkan Jakarta yang inklusif, berdaya, dan sejahtera. (Red)













Komentar