SUARAMUDA.NET, GROBOGAN — Fashion nggak cuma milik anak muda! Buktinya, ibu-ibu Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu, Grobogan, ikut seru-seruan belajar styling bareng di Sekolah Perempuan Plus 2025 yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Semarang.
Di sesi ketujuh ini, tema yang diangkat adalah “Perempuan Terampil Busana Rias” dengan menghadirkan narasumber kece, Dewi Rahmawati, praktisi tata busana asal Boyolali.
Dewi ngajarin banyak hal mulai dari cara ukur tubuh pakai meteran ala penjahit, milih warna pakaian yang pas, sampai praktek mix & match biar outfit makin on point. Ibu-ibu juga langsung diajak praktek styling sesuai body shape masing-masing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nggak cuma itu, materi yang dibawain juga kekinian banget:
- Body Shape Styling – Tips pilih busana sesuai bentuk tubuh biar nyaman plus makin pede.
- Teori Warna & Tekstur – Cara nyocokin warna dan bahan sesuai acara maupun musim.
- Wardrobe Capsule – Trik bikin lemari simple tapi fungsional dengan item basic yang gampang dipadupadankan.
- Mix & Match Hacks – Seni memadukan warna, pola, tekstur, sampai aksesoris biar makin elegan tanpa ribet.
“Fashion itu bukan sekadar gaya, tapi juga cara mengekspresikan diri dan bikin kita lebih percaya diri,” kata Dewi.
Ia juga ngingetin pentingnya pilih produk busana yang bukan cuma keren, tapi juga nyaman di kulit.
Program Sekolah Perempuan Plus 2025 ini jadi wadah buat perempuan desa biar makin kreatif, punya skill baru, bahkan bisa buka peluang usaha sendiri. Jadi, nggak cuma stylish, tapi juga makin mandiri secara ekonomi. (Red)














Komentar