ASN di Kudus Mabuk di Tempat Karaoke, Berakhir Jotos-jotosan: Bukan Contoh yang Patut Ditiru, Lur!

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Adu jotos (ilustrasi: pinterest)

Adu jotos (ilustrasi: pinterest)

SUARAMUDA.NET, KUDUS — Sebuah insiden memalukan terjadi di tempat karaoke yang ada di Kabupaten Pati, dengan melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kudus, Jawa Tengah.

Mulanya, kabar ini diposting oleh akun Facebook @Bang Jago. Postingan tersebut menjelaskan adanya oknum ASN yang mabuk pada jam kerja di kafe karaoke.

”Info Geger Geden. Kepolo Dinas Dan kepolo UPT Di Kudus Pada Ngerum/Karaoke Mabuk Mabuk an Pada Jam Kerja Di Kafe Karaoke Pati Berujung Adu Jotos Rebutan LC/PK Sama Temen Sendiri Dan Berujung Lapuran Polisi. Vidio Akan Segera Rilis @sorotan. Semua Orang. Kudus Terkini Kudus Viral,” tulis akun tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/7/2025) itu berakhir dengan perkelahian fisik atau ‘jotos-jotosan’ yang terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Pemerintah Kabupaten Kudus menyatakan kekecewaannya atas tindakan yang tidak pantas tersebut.

Bahkan atas kejadian itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris meminta maaf atas adanya dugaan oknum ASN di lingkungannya yang diduga mabuk dan berkelahi di salah satu tempat karaoke di Pati

Pihaknya juga berjanji akan menindak tegas oknum ASN tersebut. Apalagi, jika mereka terbukti melanggar norma dan kedisiplinan ASN.

Bukan Contoh yang Baik

Baca Juga :  Akankah Bupati Sudewo Lengser Hari Ini? Pati Memanas Jelang Sidang Paripurna Pemakzulan

Perilaku ini jelas mencoreng citra ASN sebagai abdi negara yang seharusnya menjadi teladan masyarakat dalam sikap, moral, dan perilaku.

Mabuk dan berkelahi di tempat umum bukan hanya melanggar etika profesi, tapi juga norma sosial yang berlaku.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa jabatan publik datang dengan tanggung jawab besar. ASN bukan hanya bekerja di balik meja, tetapi juga membawa citra negara dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bahwa perilaku tidak disiplin dan tidak bermoral tidak akan ditoleransi, terutama dari mereka yang seharusnya menjadi panutan publik. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB