Nasib Pilu Menimpa Ayya! Meski Raih Skor SKD (CPNS) Tertinggi Se-Jawa Tengah, Dia Gagal Jadi PNS: Lha Kok Bisa?i

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PNS/ pinterest

Ilustrasi PNS/ pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Duh! Nasib pilu dialami seorang buruh pabrik asal Desa Penggung, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dialah pemilik nama Tri Cahyaningsih, yang karib dipanggil Ayya. Meski mencetak nilai tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah namun dia gagal menjadi PNS.

Lha Kok bisa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iya, Ayya gagal menjadi PNS lantaran tinggi badannya selisih 0,5 sentimeter dari syarat minimal tinggi badan yang ditetapkan.

Baca Juga :  Gayeng tenan! Puskesmas di Jawa Tengah Layani Periksa Kesehatan Gratis

Dikutip dari Kompas.com (20/2), impian Ayya pupus lantaran tinggi badannya kurang 0,5 sentimeter dari syarat minimal yang ditetapkan, meskipun ia berhasil meraih skor 476 dalam SKD.

“Minimal tinggi (tinggi badan minimal) 158 sentimeter. Nah pas di sana (seleksi kesehatan) cuma 157,5 aja,” kata Ayya, Rabu (19/2/2025), seperti dikutip dari TribunSolo.com.

Ayya pun harus harus gigit, meski dirinya berhasil meraih skor 476, dan menjadi sosok terbaik se-Jawa Tengah.

Cita-cita Sejak 2017

Baca Juga :  Kabar Gembira! Pasar Imlek Semawis Semarang Dibuka Hari ini!

Padahal, menjadi PNS merupakan cita-cita Ayya sejak 2017 lalu. Berbekal ijazah SMA, ia memberanikan diri mendaftar sebagai Penjaga Tahanan dalam seleksi CPNS Kemenkumham Jawa Tengah.

“Gelo (kecewa) pastine (pastinya), kurang 0,5 sentimeter aja lho. Tapi gak apa-apa, memang belum rejekine,” ujarnya.

Ayya tak patah semangat dan berencana untuk mencoba lagi jika ada kesempatan

“Kalau ada bukaan lagi (formasi) yang sesuai mau daftar lagi. Bisa pakai nilai SKD yang kemarin,” tandasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB