Langkah Strategis Semarang Gabung Aliansi Kota Jalur Sutra

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Kota Semarang, Muhammad Khadhik, Direktur Sino-Nusantara Institute Ahmad Syarifudin Zuhri dan Pengurus Yayasan Tay Kak Sie saat jumpa pers di Gumaya Hotel Semarang. (Foto: Firdaus)

Pj Sekda Kota Semarang, Muhammad Khadhik, Direktur Sino-Nusantara Institute Ahmad Syarifudin Zuhri dan Pengurus Yayasan Tay Kak Sie saat jumpa pers di Gumaya Hotel Semarang. (Foto: Firdaus)

Semarang, SUARAMUDA
Pemerintah Kota Semarang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam City Alliance Maritime Silk Road (CAMSR) atau Aliansi Kota Pelestarian Budaya Konservasi Jalur Sutera Maritim. Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Semarang, Muhammad Khadhik, dalam konferensi pers seusai pembukaan Heritage Forum di Hotel Gumaya Tower, Kota Semarang, Jumat (16/5/2025).

Khadhik mengungkapkan bahwa Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, telah menandatangani pernyataan bergabungnya Kota Semarang ke dalam aliansi yang beranggotakan kota-kota bersejarah di jalur sutera maritim tersebut.

“Anggota yang sudah ada telah menerima kehadiran kami, Pemerintah Kota Semarang, untuk bergabung bersama dalam City Alliance Maritime Silk Road ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khadhik yang hadir bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho, berharap keanggotaan ini membuka peluang kerja sama lintas sektor, terutama dalam pelestarian budaya dan pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Lautan Takbir Guncang Sidoarjo! Warga Kemangsen Ramaikan Pawai Idul Adha dengan Replika Raksasa dan Lampu Neon

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pelestarian budaya, tetapi juga bisa berkembang ke sektor lain, termasuk pariwisata dan ekonomi,” tuturnya.

Heritage Forum diselenggarakan oleh CAMSR bekerja sama dengan Sino-Nusantara Institute dan Yayasan Tay Kak Sie. Forum ini bertujuan menggali dan merawat warisan sejarah jalur sutera maritim di Nusantara, termasuk jejak pelayaran Laksamana Cheng Ho.

Direktur Sino-Nusantara Institute, Ahmad Syaifuddin Zuhri, menjelaskan bahwa CAMSR merupakan aliansi kota-kota di pesisir timur yang dulunya menjadi titik penting perdagangan maritim antara Tiongkok dan Nusantara.

“City Alliance Maritime Silk Road adalah aliansi kota-kota pesisir dari Tiongkok bagian timur hingga wilayah selatan Hindia. Mereka memiliki visi besar untuk melestarikan jejak peradaban maritim dan mengenalkannya ke dunia internasional,” terangnya.

Menurut Zuhri, aliansi ini didirikan pada 2018 dan saat ini terdiri dari 34 kota anggota dari Tiongkok, dengan Kota Guangzhou sebagai pemimpin. Tahun lalu, Kota Cirebon menjadi anggota ke-35. Semarang dijadwalkan akan menjadi anggota ke-36, yang akan diresmikan dalam pertemuan tahunan CAMSR di Kota Lishui, Provinsi Zhejiang, akhir tahun ini.

Baca Juga :  KPU Jateng Umumkan Lembaga Pemantau dan Lembaga Survey Terakreditasi untuk Pilgub Jateng 2024

“Semarang dipilih karena memiliki jejak maritim yang kuat, seperti peninggalan Laksamana Cheng Ho, kawasan Pecinan, dan kekayaan budaya maritim lainnya. Ini menjadi nilai strategis dalam pengembangan kerja sama budaya dan ekonomi dengan kota-kota anggota lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah tergabung, Kota Semarang berpeluang besar untuk turut serta dalam inisiatif pelestarian budaya, pengembangan pariwisata sejarah, hingga mendorong pengakuan jejak peradaban maritim ke UNESCO.

Forum ini juga dihadiri sejumlah tokoh seperti Tanto Hermawan (Chairman of Tay Kay Sie Foundation), Li Pei Feng (Global Fellow Representative of CAMSR) hingga perwakilan diplomatik negara Tiongkok yang berada di Indonesia.

Selain itu, turut hadir pula Harjanto Halim serta Ketua Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (Porinti) Semarang Setiawan Santoso.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Gandeng APRI, Bupati Aceh Selatan Komit Usulkan WPR Tahun 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Berita Terbaru