SUARAMUDA, SEMARANG — Yassar Ramadhan Hidayat, mahasiswa Fakultas Psikologi yang juga menjabat sebagai Ketua PMII Komisariat LPT YAI dan kader PMII Jakarta Pusat, berhasil meraih Juara 1 dalam lomba orasi pada ajang Environmental Festival tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Sahid Jakarta.
Kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas ternama, seperti Universitas Indonesia dan Universitas Persada Indonesia, serta membahas isu-isu lingkungan dan sosial yang sedang hangat di masyarakat.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan Yassar dalam menyampaikan gagasan dengan jelas, kritis, dan meyakinkan, serta memperkuat peran aktifnya sebagai mahasiswa dan kader organisasi dalam menyuarakan isu-isu penting di ruang publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam orasinya, Yassar membawakan topik perubahan iklim yang terjadi di wilayah Los Angeles. Ia menjelaskan secara ilmiah bahwa fenomena ini bukanlah azab atau hukuman seperti yang sering diperbincangkan masyarakat umum, melainkan akibat dari perubahan iklim yang nyata dan dapat diukur secara ilmiah.
Menurutnya, perubahan iklim tersebut ditandai dengan naiknya suhu rata-rata, frekuensi kejadian cuaca ekstrem, serta perubahan pola curah hujan dan kekeringan yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Yassar menegaskan bahwa fenomena serupa sangat mungkin terjadi di Indonesia, mengingat pengaruh global seperti El Niño dan La Niña yang dapat mempengaruhi cuaca ekstrem di berbagai wilayah.
Dengan menjelaskan fenomena ini secara ilmiah, Yassar berupaya mengedukasi masyarakat bahwa perubahan iklim adalah isu nyata yang harus dihadapi bersama melalui tindakan nyata, bukan sekadar mitos atau takhayul.
“Tentu ini pengalaman yang sangat luar biasa, bahwa kita sebagai seorang aktivis tidak hanya memperdalam pengetahuannya saja tapi juga harus aktif dalam ajang kompetisi agar dapat melihat kemampuan diri sendiri sejauh mana, karena kalau tidak seperti ini biasanya kita merasa hebat dan akhirnya bias. Merasa hebat padahal itu hanya di dalam pikiran kita sendiri,” ujar Yassar.
Keberhasilan Yassar mengalahkan peserta dari Universitas Indonesia yang meraih Juara 2 dan Universitas Sahid di posisi ketiga ini tidak terlepas dari semangat belajar, ketekunan, serta dukungan dari para mentor di PMII dan teman-teman yang selalu mendampinginya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga serta sahabatnya, Adelino do Santos Elo, yang setia mendampingi dalam berbagai perlombaan.
“Bukan di mana anda kuliah, tapi dengan semangat yang ada, tekun dan berani belajar, didukung dengan para mentor di PMII dan berkat dukungan teman-teman semua saya bisa mendapatkan ini semua, “tambahnya.
“Terima kasih banyak untuk orang tua yang senantiasa menyertai doa, para mentor yang ikhlas memberikan pembelajaran Abang Rizki Abdulrahman wahid, dan semua teman-teman yang telah hadir mendukung saya, terutama Adelino do Santos Elo yang selalu menjadi teman saya mengikuti perlombaan di mana-mana, kalah hingga menang selalu menemani saya, ”sambungnya.
Prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan kader PMII lainnya bahwa dengan kerja keras dan dukungan tepat, capaian di bidang akademik dan sosial dapat diraih secara bersamaan.
Event Environmental Festival ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan isu lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia.
Harapannya, semoga semakin banyak generasi muda yang peduli dan berkontribusi dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik. (Red)
Penulis : Muhidin













Luar biasa Ketua