Digitalisasi UMKM di Bangka Belitung: Peluang dan Tantangan Menuju Pasar Global

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Rahmawati Siregar, Mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bangka Belitung

Siti Rahmawati Siregar, Mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bangka Belitung

Oleh: Siti Rahmawati Siregar *)

SUARAMUDA, SEMARANG — Usaha kecil di Bangka Belitung dalam beberapa tahun belakangan berkembang sangat cepat. Dari makanan hingga kerajinan, bisnis kecil mulai giat memasarkan produk.

Mereka kini tak hanya pakai cara biasa, tapi juga lewat internet. Ini jadi tren menarik dan tantangan bagi usaha di masa digital ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah usaha kecil terus naik tiap tahun. Produk seperti kerupuk kemplang, lada putih, madu pelawan, dan batik cual makin dikenal di luar sana.

Tapi banyak usaha kecil masih mengandalkan cara jualan offline dan belum sepenuhnya pakai teknologi online dengan baik.

Salah satu contoh sukses adalah “Bangka Craft”. UMKM ini memanfaatkan Instagram dan pasar online untuk menjangkau pembeli di seluruh negeri.

Baca Juga :  Konsolidasi BPR BKK se-Jateng dan Nilai Strategis

Dengan pemasaran digital yang baik, omzet mereka naik 70% dalam dua tahun. Ini tunjukkan bahwa digitalisasi sudah jadi kebutuhan untuk bertahan.

Namun, digitalisasi UMKM di Bangka Belitung bukan tanpa tantangan. Mereka hadapi kurangnya pengetahuan soal digital, akses internet yang belum merata, dan minimnya pelatihan bisnis modern.

Banyak usaha kecil belum mengerti pentingnya branding, manajemen keuangan online, atau strategi konten untuk media sosial.

Saling Dukung dan Bersinergi

Untuk menjawab permasalahan ini, pemerintah daerah dan komunitas bisnis layak mengadakan pelatihan-pelatihan bagi pelaku bisnis UMKM.

Ada program “Bangga Lokal Bangka Belitung” yang memberi pelatihan e-commerce, fotografi produk, dan manajemen keuangan digital. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kemampuan bisnis pelaku UMKM agar lebih siap bersaing.

Mahasiswa Manajemen juga mempunyai peluang yang besar untuk membantu mereka yakni dengan menjadi pendamping UMKM, membantu buat strategi pemasaran, mengurus keuangan, dan digitalisasi operasional.

Baca Juga :  Islam, Iman, dan Ihsan: Tiga Pilar yang Menentukan Kualitas Hidup Seorang Muslim

Dengan ilmu yang dimiliki, mahasiswa bisa membantu mempercepat perkembangan UMKM lokal melaju hingga ke pasar nasional bahkan internasional.

Digitalisasi UMKM di Bangka Belitung butuh kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat.

Kolaborasi penting untuk ciptakan ekosistem bisnis yang adaptif dan inovatif. Dengan dukungan bersama, produk khas Bangka Belitung bisa dikenal dunia dan jadi kebanggaan daerah.

Sebagai generasi muda, mari kita ambil bagian dalam membangun usaha kecil daerah dengan inovasi yang terus berlanjut. Bangka Belitung punya potensi besar, tinggal bagaimana kita kelola dan promosikan dengan tepat. (Red)

*) Siti Rahmawati Siregar, Mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bangka Belitung
**) Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas kuliah, isi dan pesan dalam artikel bukan menjadi tanggung jawab redaksi

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB