Seberapa Penting Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi?

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Very Febrian Hutapea, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

Very Febrian Hutapea, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

SUARAMUDA, SEMARANG – Pendidikan kewarganegaraan (PKn) merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang utuh. Dengan fungsi dan perannya, yakni mencapai tujuan dari pendidikan nasional.

Oleh karenanya, Pendidikan Kewarganegaraan menjadi proses pendidikan yang didesain untuk membangun keteladanan yang mencerminkan jati diri bangsa yang sejalan dengan nilai-nilai sosial kultural Indonesia.

Pendidikan Kewarganegaraan memegang peranan penting dalam membentuk individu yang berwawasan kebangsaan, memiliki kesadaran akan hak dan kewajibannya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks masyarakat yang semakin beragam dan tantangan global yang terus berkembang, PKn menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang berintegritas, bertanggung jawab, dan cinta Tanah Air.

Alasan Pentingnya PKn

Alasan utama PKn menjadi sangat penting, karena pendidikan ini mengajarkan nilai-nilai dasar dalam kehidupan bernegara, seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Pemahaman terhadap nilai-nilai ini membantu menciptakan masyarakat yang harmonis dan memiliki semangat persatuan, meskipun terdapat perbedaan suku, agama, dan budaya yang bisa dimulai dari mahasiswa sebagai tombak penerus generasi bangsa.

PKn juga berperan dalam meningkatkan kesadaran hukum dan demokrasi. Dengan memahami sistem pemerintahan dan hukum yang berlaku, masyarakat akan lebih sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Baca Juga :  Dekonstruksi Nilai di Era Modern dan Relevansi Sistem Pendidikan Pesantren

Hal ini mendorong mereka untuk aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokratis, seperti tidak golput dengan menggunakan hak pilih dalam pemilu, menghormati perbedaan pendapat yang ada di kalangan masyarakat, dan mematuhi aturan yang berlaku.

Di era digital saat ini, di mana arus informasi semakin cepat dan kompleks, PKn juga berfungsi sebagai benteng dalam menangkal hoaks, radikalisme, dan intoleransi. Dengan memiliki pemahaman yang baik tentang kebangsaan, seseorang akan lebih kritis dan bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.

PKn di Perguruan Tinggi

Pada jenjang pendidika perguruan tinggi (PT), Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, sikap kritis, dan tanggung jawab sosial.

Dalam lingkungan kampus, mahasiswa sering kali berhadapan dengan berbagai pemikiran, ideologi, serta tantangan sosial yang semakin kompleks. Maka sudah semestinya PKn menjadi landasan penting bagi mereka untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta membentuk karakter yang berintegritas.

Salah satu alasan pentingnya Pendiikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi adalah membentuk mahasiswa yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

Baca Juga :  Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan seperti identitas nasional, Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Hal ini penting agar mereka dapat berkontribusi secara positif dalam kehidupan bernegara dan tidak terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan prinsip NKRI. Alasan lainnya yaitu untuk mendorong sikap kritis dan partisipatif dalam demokrasi di dunia akademik, mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis dan analitis.

PKn membantu mereka memahami sistem politik, hukum, dan pemerintahan sehingga mereka dapat menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab, misalnya dengan berpartisipasi dalam pemilu, organisasi sosial, atau diskusi kebijakan publik.

Hematnya, PKn di perguruan tinggi bukan hanya sekadar mata kuliah wajib, tetapi juga sebuah investasi dalam membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki semangat kebangsaan.

Dengan pemahaman yang baik tentang kewarganegaraan, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

*) Penulis: Very Febrian Hutapea, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta
**) Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas perkuliahan
***) Isi dan pesan dalam artikel bukan menjadi pandangan redaksi

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 44 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB