Seberapa Penting Pendidikan Kewarganegaraan bagi Generasi Muda?

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelajar SMA/ sumber; pinterest

Ilustrasi pelajar SMA/ sumber; pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Pendidikan Kewarganegaraan menjadi dasar dalam pembentukan karakter bangsa terkhusus generasi muda.

Di era globalisasi ini, semangkin banyak elemen elemen yang membuat goyah para penerus bangsa, disinilah pendidikan kewarganegaraan berperan penting.

Hadirnya pendidikan kewarganegaraan akan membentuk kesadaran setiap individu dan menumbuhkan jiwa nasionalisme sehingga tantangan di era globalisasi dapat diredam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidkan kewarganegaraan harus mulai ditanamkan di usia muda, mulai dari taman kanak-kanak.

Generasi penerus harus sudah diajarkan tentang betapa pentingnya Pancasila, betapa pentingnya pembentukan karakter, dengan memberikan pemahaman berbasis permainan, akan memudahkan mereka untuk memahami apa itu nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan cinta Tanah Air.

Semakin dini Pendidikan Kewarganegaraan ditanamkan, maka akan semakin kokoh pula persatuan dan kesatuan Tanah Air ini.

Generasi penerus memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan pendidikan kewarganegaraan ini, tanpa para pemuda, tanpa individu, maka akan ke mana Pendidikan Kewarganegraaan ini mendarat.

Tanpa para pemuda, siapa yang akan mengaplikasikan ilmu yang ada dari Pendidikan Kewarganegaraan, siapa yang akan mempertahankan Tanah Air saat keadaan negara ini sedang tidak baik baik saja.

Baca Juga :  Sejarah Hari Koperasi Indonesia, Tercetus Pertama Kali di Purwokerto Lho!

Di era teknologi 4.0 ini, segala akses informasi sangat mudah ditempuh, semua informasi itu juga tidak akan luput dari yang namanya “hoax”.

Yang akan menentukan bagaimana seseorang percaya terhadap berita palsu atau tidak adalah diri mereka sendiri.

Maka dari itu, dalan diri mereka sudah harus tertanam ilmu ilmu yang berlandaskan Pancasila, untuk mengetahui dan memahami informasi yang diterima apakah benar benar asli ataukah hanya berita palsu semata

Bagaimana pendidikan kewarganegaraan ini penting bahkan mencakup semua aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, budaya, politik, spiritual, dan lain sebagainya.

Pendidikan kewarganegaraan tidak hanya sebatas teori, pendidikan kewarganegaraan harus diwujudkan dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana kita bertingkah, bagaimana kita berbuat harus berlandaskan dengan pancasila seperti yang sudah diajarkan dalam pendidkan kewarganegaraan.

Pendidikan Kewarganegaraan juga menjadi komponen penting dalam mewujudkan generasi emas 2045.

Generasi muda kita harus dibentuk karakternya sejak dini, karakter yang berbudi luhur, senantiasa berperilaku dengan landasan pancasila, berjiwa nasionalisme tinggi.

Nantinya, mereka lah yang akan memimpin bangsa ini, dengan adanya Pendidkan Kewarganegaraan, mereka akan memiliki landasan, dasar-dasar yang menjadi acuan mereka untuk memimpin negri ini.

Baca Juga :  Ridwan Kamil vs Atalia Praratya Sepakat Berpisah: Duh, Sayang Sekali .....

Bagaimana jiwa kepemimpinan tumbuh merupakan buah dari Pendidikan Kewarganegaraan.

Kita juga yang akan menikmati hasil dari apa yang sudah kita tanamankan pada generasi muda, Pendidikan Pancasila akan menghasilkan buah yang manis dan menggembirakan.

Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan harus terus diperkuat dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Generasi muda perlu dibekali dengan pemahaman yang kokoh tentang nilai-nilai kebangsaan agar mereka mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Dengan Pendidikan Kewarganegaraan yang baik, generasi emas 2045 tidak hanya akan menjadi individu yang cerdas dan berdaya saing.

Akan tetapi, juga pemimpin yang berintegritas, berjiwa nasionalisme, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.

Semua elemen bangsa, baik pemerintah, pendidik, maupun masyarakat, harus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai ini, karena di tangan generasi mudalah masa depan Indonesia ditentukan.

*) Penulis: Salman Rasyid Adz Dzaki, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB