Bayang-Bayang Westernisasi: Antara Kemajuan dan Kehilangan Identitas

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOMO (Ilustrasi: Pinterest)

FOMO (Ilustrasi: Pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG — Dunia kita telah bertransformasi menjadi panggung global, di mana batas-batas negara seolah memudar.

Globalisasi telah merajut jaringan yang menghubungkan setiap sudut bumi, memungkinkan informasi dan budaya saling bertukar dengan cepat sehingga menciptakan lanskap budaya global yang dinamis.

Fenomena ini membawa manfaat yang signifikan, seperti akses ke pengetahuan dan teknologi baru, serta peluang untuk pertumbuhan ekonomi dan pertukaran budaya yang positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik gemerlapnya pertukaran ini, terselip kekhawatiran akan hilangnya identitas budaya lokal.

Aisyah Ika Nurdina, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Dominasi budaya Barat yang mengancam keberagaman serta mengikis nilai-nilai tradisional.

Dilema Kaum Muda

Generasi muda sebagai agen perubahan menghadapi dilema antara merangkul modernitas dan melestarikan warisan budaya.

Baca Juga :  Bagaimana Jika Band Memiliki Gitaris Kembar?

Dominasi budaya Barat, yang sering kali dipicu oleh kekuatan ekonomi dan media, dapat mengancam keberagaman budaya yang kaya di Indonesia.

Masuknya budaya pop seperti K-pop dan tren dari penyanyi-penyanyi Barat, yang menciptakan fenomena fear of missing out (FOMO) di kalangan anak muda.

Dimana mereka merasa seolah diharuskan untuk selalu mengikuti tren agar tidak dianggap kolot atau ketinggalan zaman.

Bukan hanya sekedar masalah trend semata, tapi pada poin ini hal yang dikhawatirkan adalah bagaimana generasi muda dalam menghadapi fenomena yang dapat menggerus nilai-nilai Pancasila yang menjadi fondasi bangsa.

Bayangkan saja trend gaya hidup mewah yang dipertontonkan para idola mendorong individualisme yang bertolak belakang dengan semangat gotong royong.

Baca Juga :  Buka Munas Pengelola Latihan HMI, Pj Gubernur: Organisasi Mahasiswa Berperan Penting Siapkan Kader Pemimpin Bangsa

Generasi muda berlomba-lomba mengumpulkan barang bermerek dan terjebak dalam materialis yang mengabaikan kesederhanaan, gaya berpakaian yang semakin terbuka meniru budaya barat tanpa mempertimbangkan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Memang tidak semua aspek budaya barat negatif ada juga posisi positifnya seperti kreativitas dan inovasi yang bisa menginspirasi.

Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda tidak boleh lengah, diperlukan sikap kritis dan bijak dalam menyaring setiap pengaruh yang masuk. Jangan sampai kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

Penulis: Aisyah Ika Nurdina

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan
Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar
Pacaran Remaja: Antara Ekspresi Kasih Sayang dan Jerat Pelanggaran
Lulus Kuliah Tapi Susah Dapat Kerja: Salah Gen Z atau Pasar Kerjanya?
Bloger dan Jurnalis Indonesia Rasakan Langsung 8 Hari Jadi Mahasiswa di Rusia
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:36 WIB

GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:05 WIB

Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar

Berita Terbaru