Seribu Warga Kampung Sagan Meriahkan Nyadran Bareng Sedulur Sagan

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV; Gelaran tradisi budaya Nyadran bareng Sedulur Sagan, digelar pada hari Minggu (23/2/2025) lalu

POV; Gelaran tradisi budaya Nyadran bareng Sedulur Sagan, digelar pada hari Minggu (23/2/2025) lalu

SUARAMUDA, YOGYAKARTA – Lebih dari seribu warga dari tiga kampung sagan yang berada di wilayah Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta dan satu kampung sagan yang berada di wilayah Kelurahan Caturtunggal Kapenawon Depok, turut berpartisipasi dalam perhelatan akbar PKSJ Kirab Budaya Nyadran Bareng Sedulur Sagan, yang digelar pada hari Minggu (23/2/2025) lalu.

Kampung sagan memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan suci Ramadan, salah satunya adalah Nyadran.

Tradisi Nyadran dilakukan pada bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa atau bulan Sya’ban dalam kalender Hijriyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

POV; Gelaran tradisi budaya Nyadran bareng Sedulur Sagan, digelar pada hari Minggu (23/2/2025) lalu

Ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dengan cara membersihkan makam, berziarah ke makam, berdoa dan acara kenduri atau makan Bersama-sama.

Menurut Agus Herrayanto selaku Ketua Kampung Sagan, Nyadran tidak hanya sekadar tradisi Budaya, ritual ziarah kubur, tetapi memiliki makna sosial yang dalam.

“Melalui Nyadran, warga diajarkan untuk selalu menghormati leluhur, menyatukan warga baik yang masih berada dikampung sagan maupun yang sudah diluar kampung sagan, serta mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Santri, Bazar Kreatif UMKM Santri Jawa Tengah di Simpanglima Semarang Diserbu Pengunjung

Oleh karena itu, banyak perantau yang sengaja pulang kampung untuk mengikuti acara ini.

Acara Tradisi Budaya ini mengusung tema “Sagan Bersatoe”, sebuah perayaan budaya yang menggabungkan tradisi dengan semangat kesatuan dan kebersamaan warga.

Dimulai pada pukul 07:00 WIB, titik kumpul di pusatkan Ex. SPBU Sagan yang menjadi awal dimulainya Kirab budaya ini.

Setiap kampung membawa “gunungan, lambang kemakmuran yang sarat makna spiritual, dikawal oleh “bergodo”.

Delapan gunungan yang terdiri dari Gunungan Ketan Kolak Apem, Gunungan Sayur RW 10, Gunungan Sayur dan Gunungan Makanan anak Sagan CT timur, Gunungan Buah Sagan CT Lor, Gunungan Kain warga RW 11.

Kemudian ada pula Gunungan Alat tulis SD Muhammadiyah Sagan, Gunungan Makanan jadul RW 7 serta rombongan Barongsai.

Iring-iringan ini akan bergerak perlahan namun pasti, melintasi Jalan Colombo menuju jalan Cik Di Tiro dan memasuki Kampung Sagan yang akan dipadati warga, hingga berakhir di pelataran Makam Bendo Sagan.

Setelah semua peserta berada di pelataran Makam Bendo Sagan Sesepuh Kampung, tokoh agama didampingi panitia memasuki gerbang makam.

Baca Juga :  MSFA Tembus ke Road to Piala Soeratin Banten 2025 Usai Juara C-League U15!

Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan zikir tahlil di makam cikal bakal kampung sagan yaitu Kyai dan Nyai Sag yang dipimpin tokoh agama setempat.

Dilanjutkan doa bersama

Usai doa bersama, acara berlanjut dengan Nyekar bersama, doa lintas agama dan Kenduri atau makan bersama dari makanan yang dibawa dari rumah. Serta diakhiri dengan rebutan gunungan, acara tradisi ini berlangsung khidmat dan meriah.

POV; Gelaran tradisi budaya Nyadran bareng Sedulur Sagan, digelar pada hari Minggu (23/2/2025) lalu

Satukan Kampung Sagan

Ketua panitia pelaksana, Nirmala, mengatakan kegiatan nyadran kali ini berhasil menyatukan Kampung Sagan Kotamadya Yogyakarta dan Kampung Sagan Caturtunggal Sleman untuk bersama-sama nguri-uri budaya tradisi yang turun-temurun masih dilestarikan.

Tujuannya antara lain untuk melestarikan tradisi Budaya Jawa sekaligus mendoakan para leluhur yang telah meninggal dunia dan menyatukan warga sagan Kota Yogyakarta, Sagan Purbonegaran, Sagan Reksonegaran serta sagan caturtunggal, depok, sleman.

Tradisi Budaya Nyadran Bareng sedulur Sagan ini merupakan agenda tahunan dari pengurus PKSJ yang setiap tahunnya akan dipersiapkan lebih matang lagi. (mt)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB