Profil Arifah Choiri Fauzi, Ketua PP Muslimat NU Masa Khidmat 2025-2030

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pembina Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PP Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi. Dok: Ig @arifah.fauzi

Ketua Umum Dewan Pembina Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PP Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi. Dok: Ig @arifah.fauzi

Jakarta, SUARAMUDA – Sabtu, 15 Februari 2025, menjadi momen penting dalam Kongres PP Muslimat NU. Tim 9 secara mufakat menetapkan Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU untuk masa khidmat 2025-2030.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses musyawarah yang melibatkan perwakilan dari berbagai wilayah, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat.

Setelah terpilih, Khofifah mengajukan tiga kandidat untuk mendampinginya sebagai Ketua PP Muslimat NU, yaitu Arifah Choiri Fauzi, Siti Aniroh Slamet Effendy, dan Ulfah Mashfufah.

Dalam proses pemilihan, peserta kongres akhirnya sepakat menunjuk Arifah Choiri Fauzi, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), untuk mengemban tugas tersebut dalam periode 2025-2030.

Jabatan Ketua Umum Dewan Pembina dan Ketua PP Muslimat NU merupakan struktur baru dalam organisasi, yang muncul sebagai hasil koordinasi intensif dalam kongres bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Selanjutnya, penyusunan kepengurusan lengkap PP Muslimat NU periode 2025-2030 akan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pembina, Ketua PP Muslimat NU, perwakilan PBNU, serta Tim Formatur yang terdiri dari tujuh pimpinan wilayah Muslimat NU, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Profil Arifah Choiri Fauzi
Arifah Choiri Fauzi atau lebih dikenal Arifatul Choiri Fauzi, lahir di Madura pada 28 Juli 1969 dan telah lama aktif dalam organisasi perempuan Nahdlatul Ulama. Ia menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah As-Syafiiyah Jatiwaringin, Jakarta, kemudian melanjutkan studi di Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Yogyakarta, lulus pada tahun 1994. Pada tahun 2002, ia meraih gelar magister komunikasi dari Universitas Indonesia dengan beasiswa Ford Foundation.

Arifah memiliki rekam jejak panjang dalam dunia organisasi dan aktivisme. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PP Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) 1989-1991, Sekretaris Umum PP Fatayat NU, dan Sekretaris Umum PP Muslimat NU. Selain itu, ia juga aktif di Majelis Alimat Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta berbagai gerakan sosial, termasuk Gerakan Nasional Anti Korupsi yang melibatkan NU dan Muhammadiyah.

Di luar organisasi, Arifah juga memiliki pengalaman luas di dunia media dan hiburan. Ia pernah menjadi produser berbagai program televisi religi, seperti Syair Dzikir di TPI dan Hikmah Pagi di TVRI. Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi Show Manager dalam konser kebangsaan yang menampilkan Ki Ageng Ganjur bersama musisi internasional, seperti Tony Blackman (Amerika Serikat) dan Mary McBride.

Dalam dunia bisnis, Arifah menjabat sebagai Direktur PT Arzast Media Utama dan PT Rimang Hayu Malini. Ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat, termasuk kerja sama Muslimat NU dengan Kementerian Desa RI dalam program pembangunan desa.

Selain aktif di organisasi dan dunia bisnis, Arifah juga memiliki pengalaman politik yang kuat. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pada Pilpres 2024, yang mengantarkannya masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran.

Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dengan terpilihnya Khofifah Indar Parawansa dan Arifah Choiri Fauzi dalam kepemimpinan PP Muslimat NU periode 2025-2030, diharapkan organisasi ini semakin berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan dan masyarakat luas, khususnya dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di Indonesia.

Baca Juga :  Jejak Pemuda Inspiratif: Nurhabli Ridwan, Founder GRAS dari Deli Serdang yang Peduli Lingkungan, Sosial dan Kemanusiaan
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM
Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama
Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam
Anies Baswedan “Naik Kelas” ke Riyadh, Jakarta Kini Jadi Contoh Kota Modern Dunia
Biografi Singkat Marsinah dan Perjalanan Panjang Museum Perjuangannya
Kisah Bocah Subang yang Bikin NASA Melirik: Firoos, 14 Tahun, Sudah “Ngoprek” Keamanan Dunia!
Suara Legendaris dari Layar Hitam Putih: Kisah Santai Yasir Den Has yang Bikin Kangen Zaman Dulu
Mantap Jiwa! Veda Ega Lolos Q2 di Moto3 Amerika Serikat
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama

Senin, 8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:26 WIB

Anies Baswedan “Naik Kelas” ke Riyadh, Jakarta Kini Jadi Contoh Kota Modern Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:50 WIB

Biografi Singkat Marsinah dan Perjalanan Panjang Museum Perjuangannya

Berita Terbaru