Luar Biasa, 200 Mahasiswa Uzbekistan Belajar Berbahasa Indonesia!

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Binkat Travel and Tours Yuldashev Kakhramon, di Mesjid  Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/2/2025)

General Manager Binkat Travel and Tours Yuldashev Kakhramon, di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/2/2025)

SUARAMUDA, JAKARTA — General Manager Binkat Travel and Tours Yuldhashev Kakhramon menyebut, kini, ada 200 mahasiswa warga negara Uzbekistan, belajar berbahasa Indonesia.

“Para mahasiswa belajar di Uzbekistan State World Language University di Tashkent,” tutur Kakhramon menjawab pertanyaan suaramuda.net saat peluncuran “Rahmat Uzbekistan” di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu pekan lalu.

Kakhramon yang piawai berbahasa Indonesia itu bilang, Tashkent adalah ibu kota Uzbekistan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Kakhramon membeberkan bahwa antusiasme mahasiswa-mahasiswa Uzbekistan itu belajar berbahasa Indonesia ada alasannya.

“Indonesia sangat terkenal di Uzbekistan,” ucap Yuldhashev Kakhramon.

Baca Juga :  Nikmati Sensasi Shalat Id di Komplek Lawang Sewu Semarang: Gratis!

Dia menceritakan nukilan sejarah hubungan perkembangan Islam di Indonesia.

Flyer promosi berkunjung ke Uzbekistan pada peluncuran acara “Rahmat Uzbekistan”, Sabtu (8/2/2025), di Mesjid Istiqlal, Jakarta.

Kata Kakhramon, di salah satu kota sohor di Uzbekistan yakni Samarkand, hiduplah ahli sufi terkenal, Abdullah Samarkand.

Pada periode abad 10 Masehi hingga 15 Masehi, Abdullah Samarkand berhubungan erat dengan Maulana Malik Ibrahim di Indonesia.

Maulana Malik Ibrahim adalah salah satu tokoh Wali Songo yang berperan menyebarkan Islam di Jawa.

Terletak di Asia Tengah dan menjadi negara tetangga antara lain Azerbaijan dan Kirgistan, Uzbekistan didiami 35 juta penduduk.

Ada empat musim di Uzbekistan yakni dingin, semi, panas, dan gugur.

Baca Juga :  Ketika Militer Mendatangi Diskusi Mahasiswa di UIN Walisongo Semarang

“Mari berkunjung ke Uzbekistan,” kata Yuldhasev Kakhramon.

Saat ini, maskapai penerbangan nasional Uzbekistan membuka layanan dua kali penerbangan langsung Jakarta-Tashkent.

Uzbekistan dikenal sebagai penghasil karpet yang cukup terkenal.

Waktu yang pas bagi warga Indonesia yang notabene berasal dari wilayah beriklim tropis berkunjung atau bertandang ke Uzbekistan adalah pada Maret hingga September.

Pada rentang masa waktu itu, beber Yuldhasev Kakhramon, suhu udara di Uzbekistan relatif lebih hangat lantaran musim dingin belum tiba. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Berita Terbaru