Pentingnya Membangun Jejaring Sosial

- Penulis

Minggu, 26 Januari 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuliah Alternatif ke-9 Griya Peradaban dengan tema

Kuliah Alternatif ke-9 Griya Peradaban dengan tema "Professional and Social Network" melalui Zoom Meeting pada Sabtu (25/01/2025)

SUARAMUDA, SEMARANG – Griya Peradaban gelar Kuliah Alternatif ke-9 dengan tema “Professional and Social Network” melalui Zoom Meeting pada Sabtu (25/01/2025).

Alumni Kuliah Alternatif ke-6 Familla Dwi Ningsih menyampaikan pentingnya manusia mempunyai kerangka hidup yaitu visi, misi dan value (nilai).

Visi, seperti dikatakan Familla, adalah arah misi tujuan atau sesuatu yang diemban atau amanah dan value adalah hasil dari visi misi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berpedoman Al-Qur’an, ia menjelaskan bahwa manusia sebagai “khalifah” di muka bumi dan dalam hadis di sampaikan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain.

Menurutnya yang harus dimiliki untuk menjadi manusia yang profesional yang pertama adalah kebebasan, karena apabila tidak ada kebebasan akan ada kendala.

“Kemudian keberanian, kejujuran dan ilmu pengetahuan, “ujarnya.

Familla dalam kesempatan itu juga menyinggung sociopreneur, yang dikatakan sebagai gabungan dari sosial dan enterpreneur, manusia sebagai makhluk sosial dan wirausaha.

Baca Juga :  Deretan Menteri Terkaya di Kabinet Merah Putih Berdasarkan LHKPN, Siapa yang Paling Berada?

“Sociopreneur adalah kegiatan bisnis untuk kepentingan bersama. Jadi bukan hanya mengumpulkan dana kemudian dibagi-bagikan, “terangnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa outputnya adalah untuk menyelesaikan masalah sosial. Jaringan dan organisasi adalah jembatan untuk menuju sociopreneur.

“Saya berjejaring dibidang pertanian, sering berkegiatan dengan para petani. Adek-adek semua kalau ada pelatihan-pelatihan itu jangan sungkan-sungkan, ikuti semua baik yang gratis maupun yang berbayar. Kuliah Alternatif ini salah satu membangun jejaring sosial, “jelasnya menginspirasi anggota dan para pegiat Griya Peradaban.

Butuh Waktu yang Cukup untuk Membangun Jejaring

Sementara itu, narasumber dari ELSA Semarang, Ubbadul Adzkiya, menyampaikan bahwa membangun jejaring itu butuh waktu yang lama.

” Untuk membangun interaksi dan komunikasi butuh waktu lama. Jadi, ketika berorganisasi tidak langsung merasakan hasilnya tapi bisa jadi sepuluh atau duapuluh tahun kedepan baru terasa rewardnya, “papar Ubbadul Adzkiya.

Baca Juga :  Pesan Habib Ja'far di Masjid Istiqlal Jakarta: Ayo ke Uzbekistan!

Dalam kesempatan itu, ia juga mengkritik bahwa netizen Indonesia tergolong kurang sopan. Ia mencontohkan, ketika Indonesia dicurangi wasit dalam pertandingan sepak bola yang lalu banyak yang berkomentar negatif, banyak yang menghardiknya.

Lantas dia mengingatkan, agar netizen dalam bermedia sosial dapat mengurangi curhatan dan komentar-komentar negatif, karena untuk prospek ke depan.

“Seemosi apapun jaga jangan sampai berkomentar negatif. Karena attitude kita dinilai, ” ujar dia.

Ia juga menyampaikan, kunci sukses pada generasi ini adalah kompetensi atau skill.

“Dilihat dari lembaga profesional yang menjadi jaminan adalah bisa apa, bukan dari ijazah apa, ” lanjutnya.

Ubbadul Adzkiya juga mengajak peserta untuk selalu mengasah kemampuan, serta membangun jejaring sosial. Karena menurutnya, jejaring sosial bisa terbangun ketika ada rasa saling percaya dan saling menguntungkan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB