Evaluasi Program UMKM di Sidoarjo: Tantangan Perencanaan Keuangan Daerah

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi UMKM / pinterest

Ilustrasi UMKM / pinterest

Oleh: Iga Nuridatul Mawalia*)

SUARAMUDA, SEMARANG –Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo menjadi salah satu strategi penting dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Namun, tantangan utama dalam pelaksanaannya adalah alokasi anggaran yang belum sepenuhnya mencerminkan prioritas daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program UMKM kerap terpinggirkan oleh proyek infrastruktur besar, meskipun sektor ini memiliki potensi besar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kurangnya sinergi dalam perencanaan keuangan daerah memperumit upaya pemberdayaan UMKM.

Misalnya, bantuan modal atau pelatihan sering kali tidak terdistribusi dengan merata akibat perencanaan yang tidak berbasis data kebutuhan masyarakat. Selain itu, pengawasan yang lemah membuat efektivitas program sulit diukur.

Baca Juga :  Memaknai Urgensi Belajar Sepanjang Hayat

Prioritaskan Transparansi Anggaran

Solusi untuk tantangan ini adalah memperkuat perencanaan keuangan berbasis kinerja dengan melibatkan masyarakat.

Transparansi anggaran harus ditingkatkan untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak pada pertumbuhan UMKM.

Ilustrasi anggaran / pinterest

Dengan perencanaan yang partisipatif, Sidoarjo dapat memaksimalkan potensi ekonomi lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transfer dana pusat.

Langkah ini tidak hanya membantu UMKM berkembang, tetapi juga memperkuat struktur keuangan daerah secara keseluruhan, menciptakan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo sering menemui kendala dalam perencanaan keuangan daerah.

Salah satu contoh nyata dapat dilihat di Desa Jabon, yang memiliki potensi besar dalam industri kerajinan berbasis limbah.

Baca Juga :  Analisis Wacana Kritis : Menyingkap Wacana Pesan Moral pada Sebuah Novel

Meski beberapa pelaku UMKM telah mendapat pelatihan, kurangnya alokasi anggaran untuk pemasaran dan pengadaan alat modern menghambat perkembangan mereka.

Sebagai perbandingan, Kecamatan Taman berhasil meningkatkan daya saing UMKM melalui program dana bergulir yang didukung transparansi keuangan.

Dengan pendampingan yang konsisten, pelaku UMKM di sana berhasil memperluas pasar hingga ke luar kota.

Contoh ini menunjukkan bahwa perencanaan keuangan daerah yang tepat sasaran dan berbasis data dapat menghasilkan dampak nyata.

Pemerintah Sidoarjo perlu mengintegrasikan alokasi anggaran UMKM ke dalam prioritas daerah secara lebih strategis, demi memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal. (Red)

*) Iga Nuridatul Mawalia, mahasiswa Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita
Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum
Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata
Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal
Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital
Pengaruh Nilai Guna Marjinal terhadap Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian
Ekonomi Digital dan Masa Depan Bisnis di Era E-Commerce
Pasar Tidak Pernah Benar-Benar Bebas: Memahami Monopoli hingga Oligopsoni dalam Realitas Ekonomi Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:25 WIB

Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:34 WIB

Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:23 WIB

Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:34 WIB

Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital

Berita Terbaru