FGD, FKUB Kota Semarang Ajak Duduk Bersama Ormas Keagamaan, Bahas Raperda Toleransi di Kota Semarang

- Penulis

Rabu, 20 November 2024 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama saat Focus Group Discussion (FGD) oleh FKUB Kota Semarang di Hotel Grasia Semarang, Selasa (19/11/2024)

Sesi foto bersama saat Focus Group Discussion (FGD) oleh FKUB Kota Semarang di Hotel Grasia Semarang, Selasa (19/11/2024)

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Dengan mengusung tema “Penguatan Regulasi (Usulan Raperda) Menuju Pemajuan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama di Kota Semarang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang melangsungkan Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Hotel Grasia Semarang, Selasa (19/11/2024).

FGD melibatkan unsur ormas di Kota Semarang, antara lain PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, Majelis Ulama Indonesia, Persekutuan Gereja Kristen Kota Semarang (PGKS), Kevikepan Kota Semarang, PHDI, WALUBI, MATAKIN, serta unsur ormas berbasis agama lainnya.

Tak hanya itu, unsur pemerintah seperti BAPPEDA Kota Semarang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bidang Hukum Setda Kota Semarang, Badan Kesbangpol Kota Semarang serta Kementerian Agama Kota Semarang juga mengirimkan delegasinya untuk mengikuti FGD tersebut.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 wib itu dihadiri beberapa narasumber kunci, yakni Halili Hasan (SETARA Institute), Prof.Drs.Abu Hapsin, Ph.D (Guru Besar UIN Walisongo Semarang) serta Pdt. Izak Y. M. Lattu, Ph.D (Rohaniawan dan Akademisi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga).

Penguatan Regulasi

Ketua FKUB Kota Semarang Drs. KH. Mustam Aji, MM mengungkapkan, FGD ini dihelat dalam rangka penguatan regulasi untuk Raperda toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Semarang.

“Kita ketahui bahwa Kota Semarang yang sudah peringkat kelima Kota Paling Toleran dari 94 kabupaten/ kota di Indonesia berdasarkan pemeringkatakan SETARA Institute. Maka dalam rangka memperkuat capaian ini perlu adanya regulasi yang lebih mengikat, “ungkap Kiai Mustam, sapaan akrab Ketua FKUB Kota Semarang kepada suaramuda.net, Selasa (19/11/2024) malam.

Baca Juga :  Naslindo Sirait Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2024, Tegaskan Komitmen Transparansi

Kiai Mustam juga mengatakan, ikhwal adanya FGD yang mendorong terciptanya regulasi untuk usulan Raperda toleransi dan kerukunan umat beragama ini agar prestasi yang telah diraih Kota Semarang menjadi semakin kuat, semakin kokoh, memasyarakat.

“Dalam FGD ini kita juga undang para narasumber yang sangat berpotensi dan cukup memiliki kontribusi dalam rangka penyusunan Raperda, “ujarnya.

Kiai Mustam berharap, mudah-mudahan dengan adanya FGD ini, akan segera tersusun usulan adanya Raperda toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Semarang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan
Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga
Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?
Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?
Peserta Membludak! Belajar Bersama Persiapan Ujian PPAT 2026 Pengda IPPAT Kota Surakarta Berlangsung Meriah
BRT Trans Jateng Koridor Jekuti Segera Hadir? Jepara Sudah Siap, Kudus Menunggu, Pati Masih Tahap Masterplan
Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:18 WIB

Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:16 WIB

Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?

Berita Terbaru

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB

Logo Telegram. Gambar: Freepik

KILAS GLOBAL

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:43 WIB