Tingkatkan Kapasitas Relawan, Cilacap Gelar Jambore 2024

- Penulis

Sabtu, 9 November 2024 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, CILACAP — Sebanyak 250 orang relawan kebencanaan berpartisipasi dalam Gladi Kesiapsiagaan Terhadap Bencana (Jambore Relawan) Kabupaten Cilacap Tahun 2024, di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus, Cilacap, Rabu (6/11/2024).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bayu Prahara, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas para relawan, dalam manajemen penanggulangan bencana, mulai dari prabencana, saat tanggap darurat, sampai dengan pascabencana.

“Kabupaten Cilacap merupakan wilayah yang sering disebut supermarketnya bencana, karena Cilacap memiliki potensi ancaman berbagai bencana, ditambah lagi isu megathrust yang sempat berkembang, telah membuka kesadaran bersama tentang pentingnya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, penanggualangan bencana melalui berbagai pelatihan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayu menambahkan, para peserta yang berasal dari 60 komunitas relawan di wilayah Kabupaten Cilacap. Bayu berharap, setelah kegiatan selesai, para relawan bisa menguasai teknik-teknik penganggulangan bencana.

Baca Juga :  Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Dijelaskan, materi yang diajarkan meliputi praktik bongkar pasang tenda, dapur umum, medical first rescue, dan penggunaan perahu karet.

Penjabat (Pj) Bupati Cilacap, Mohamad Arief Irwanto dalam sambutannya menyatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjalin kerja sama yang solid antarlembaga dalam penanggulangan bencana, sehingga mampu meminimalisasi risiko dan dampak bencana bagi masyarakat.

Dia telah meminta agar camat dapat mengidentifikasi kelompok masyarakat yang dapat diberdayakan, dalam upaya penanggulangan bencana, dengan kompetensi yang dimiliki, seperti keahlian untuk mengelola dapur umum, pencarian dan pertolongan, penanganan kesehatan dasar, dan sebagainya.

Arief juga memerintahkan para camat untuk membangun struktur komando penanganan tanggap darurat, dengan camat sebagai komandan di tingkat kecamatan, lurah atau kades di tingkat kelurahan atau desa sampai dengan tingkat RW dan RT. Mereka diharapkan untuk melaksanakan simulasi evakuasi bencana pada siang dan malam hari.

Baca Juga :  Kembangkan Potensi Kreatif Masyarakat, Cilacap Gelar Economy Creative Week 2024

“Semoga dengan semua arahan dan pelatihan ini, kita semua akan siap dan cakap dalam menanggulangi jika terjadi bencana,” ucapnya.

Sebagai informasi, pada 26 September 2024, Pj bupati memberikan arahan kepada 10 orang camat di wilayah yang berpotensi terdampak ancaman bencana tsunami.

Mereka diinstruksikan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, antara lain menginventarisasi penduduk di daerah rawan bencana, terutama kelompok rentan, yaitu ibu hamil, anak- anak, lansia, dan para penyandang disabilitas.

Selanjutnya, para camat diberi tugas untuk mengidentifikasi bangunan, yang sekiranya dapat dijadikan sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES) dan Tempat Evakuasi Akhir (TEA), serta memetakan TEA atau TES tersebut agar digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu berdasarkan wilayah. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB