Lolos Program Caraka TB Institute, 2 Mahasiswa FKM Universitas Muhammadiyah Jakarta Gelar Audiensi ke Dinas Kesehatan Tangerang Selatan

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, TANGERANG, BANTEN — Dua mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta belum lama ini melakukan audiensi kepada Ketua Tim Kerja P2PM dan Wasor TB di Aula P2P Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Senin (28/10/2024).

Mahasiswa tersebut adalah Wafiq Azizah Putri dan Ghevin Agung Nugraha. Keduanya lolos nasional pada program Caraka TB Institute dan menjadi peserta dari perwakilan Wilayah Tangerang Selatan.

Wafiq Azizah Putri dan Ghevin Agung Nugraha melakukan audiensi secara terbuka terkait beberapa kepentingan project yang harus dijalankan sebagai upaya komitmen penanggulangan TBC yang akan dilakukan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilannya dalam lolos tahap seleksi tingkat nasional ini menjadi langkah besar dalam upaya mendukung penanggulangan permasalahan TBC di Indonesia khususnya di wilayah Tangerang Selatan.

Setelah melalui beberapa tahap seleksi berkas administrasi Rancangan Aksi Kegiatan (RAK) serta wawancara, dari 200 lebih pendaftar dengan rentang usia yang masih sangat muda dan saingan dari berbagai daerah, Wafiq menjadi salah satu peserta terpilih dari 20 peserta lainnya yang mewakili daerah Tangerang Selatan Provinsi Banten sekaligus menjadi bagian dari Caraka TB Institue yang dinaungi oleh STOP TB Partnership Indonesia

Baca Juga :  Pelantikan Kedutaan IMC UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten: Merawat Persatuan dengan Totalitas, Memimpin dengan Integritas

Dalam sesi audiensi tersebut Wafiq menerangkan terkait Policy Brief yang telah dibuatnya, yang berisikan mini survey pada rentan periode dari 23 September – 4 Oktober 2024 dengan target responden seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Policy Brief itu digunakan untuk mengukur mengenai tingkat pengetahuan, pengangulangan dan pencegahan TBC. Dari hasil itu didapatkan sekitar 305 responden yang bersedia mengisi mini survei tersebut.

Keduanya menerangkan, bahwa hasil yang didapatkannya masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui sepenuhnya terhadap penyakit maupun gelaja TBC.

Di sela-sela pembahasan, Wafiq menambahkan usulan, berupa pemberian rekomendasi kepada Dinas Kesehatan Tangerang Selatan untuk mendorong penanggulangan TBC di lingkungan universitas khususnya yang masuk ke dalam wilayah Tangerang Selatan.

Adapun lembaga tersebut yang berada di lintas sektor Dinas Pendidikan. Selain itu melakukan Active Case Finding (ACF) di lembaga pendidikan tinggi sebagai upaya penanggulangan TBC yang belum diadakan di universitas.

Merespon hal itu, Ketua Tim Kerja P2PM dr. Aprilia dengan Wasor TB menanggapi rekomendasi itu dan akan memasukkan ke dalam program Rencana Aksi Daerah (RAD) dan SK yang akan di mulai untuk tahun 2025.

Baca Juga :  Tingkatkan Keterampilan Medis Dasar, SARGAP IAKMI Jakarta Adakan Pelatihan Basic Life Support (BLS) Bagi Mahasiswa

dr. Aprilia juga akan melakukan kolaborasi terkait ACF yang dilakukan universitas bersama dengan Dinkes dan Puskesmas wilayah terkait.

“Ini bisa menjadi inovasi direncana kegiatan berikutnya bahwa TBC dimasukkan ke dalam OPD terkait dengan lintas sektor lainnya. Karena hal ini tentu harus berjenjang dan bertahap, “ujar dr. Aprilia.

“Bisa dilakukan kolaborasi pada kegiatan ACF di universitas dengan melibatkan lembaga perguruan tinggi, komunitas, serta puskesmas di wilayah terkait bersama dengan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan yang di jembatani oleh peserta Caraka TB Institute, “imbuhnya.

Wafiq Azizah Putri dan Ghevin Agung Nugraha berharap, mereka dapat membawa perubahan nyata dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap TBC.

Dengan peran aktifnya dalam kampanye ini, ia tidak hanya membawa nama baik kampusnya, tetapi juga berkontribusi dalam upaya Indonesia menuju eliminasi TBC.

Menurutnya pula semangat dan dedikasi anak muda merupakan kunci untuk mendorong perubahan dalam isu-isu kesehatan publik, termasuk dalam menghadapi tantangan besar seperti TBC. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB