Tekan Lakalantas di Titik Rawan Jangga Dolok, Pemkab Toba Bersama Instansi Terkait Bahas Solusinya

- Penulis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, TOBA – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di ruas jalan Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Toba.

Dalam upaya mencari solusi konkret untuk kecelakaan di titik rawan tersebut, Pemkab Toba bersama instansi terkait menggelar rapat di Kantor Bupati Toba, pada Rabu (23/10/2024).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan langsung yang dilakukan Pjs Bupati Toba, Dr. Agustinus Panjaitan, bersama Dinas Perhubungan Toba dan Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Sumut ke lokasi titik rawan kecelakaan di Jangga Dolok pada pagi harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil dari tinjauan ini mempertegas urgensi untuk segera melakukan perbaikan dan pengawasan terhadap ruas jalan yang dianggap berbahaya.

Pjs Bupati Toba menyoroti kondisi ruas jalan nasional, batas Kabupaten Simalungun – Silimbat, khususnya di ruas jalan Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu, yang dinilai berisiko tinggi terjadi lakalantas.

Baca Juga :  FKUB Kabupaten Toba Diminta Dorong Partisipasi Masyarakat Aktif dalam Pilkada 2024

“Beberapa lokasi di Jangga Dolok sangat rawan kecelakaan. Pagar pembatas jalan (guardrail) rusak akibat longsor, dan kurangnya rambu lalu lintas membuat situasi semakin berbahaya,” ujar Agustinus.

Ia menambahkan, jarak pandang yang terbatas serta tikungan tajam di jalan tersebut memperburuk situasi.

Agustinus juga menegaskan, selain penanganan infrastruktur, sosialisasi kepada masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas juga sangat penting.

“Banyak kecelakaan terjadi akibat human error, sehingga edukasi kepada pengendara mengenai bahaya berkendara di jalan rawan ini harus lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumut dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumut menyatakan bahwa sejumlah langkah telah direncanakan untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan.

Pemasangan rambu Chevron di tikungan, perbaikan guardrail yang rusak, dan pembersihan pohon serta semak-semak di sepanjang ruas jalan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Jauh-jauh dari Aceh, Tim Robot Terbang Universitas Teuku Umar Siap Bertanding di Yogyakarta

Selain itu, BPJN mengungkapkan bahwa mereka tengah mempersiapkan solusi jangka pendek, seperti pemasangan rambu sementara di titik-titik longsor dan pengawasan ketat di lokasi yang rawan kecelakaan.

Data dari Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut menunjukkan, sepanjang Januari hingga September 2024, Kabupaten Toba mencatat 42 korban meninggal akibat lakalantas, sementara 278 korban mengalami luka-luka. Mayoritas korban merupakan warga lokal usia produktif.

Jasa Raharja turut mendukung upaya kampanye keselamatan berlalu lintas ini dengan menyediakan spanduk dan imbauan di lokasi rawan kecelakaan.

Pemkab Toba juga akan mengaktifkan kembali Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) untuk mengevaluasi dan monitoring titik-titik rawan lakalantas di Kabupaten Toba secara berkelanjutan.

“Kami sedang mengupayakan langkah-langkah strategis ini sebagai upaya menekan angka lakalantas di Jangga Dolok dan memastikan keselamatan pengendara di wilayah tersebut,” pungkas Agustinus. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan
Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga
Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?
Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?
Peserta Membludak! Belajar Bersama Persiapan Ujian PPAT 2026 Pengda IPPAT Kota Surakarta Berlangsung Meriah
BRT Trans Jateng Koridor Jekuti Segera Hadir? Jepara Sudah Siap, Kudus Menunggu, Pati Masih Tahap Masterplan
Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:18 WIB

Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:16 WIB

Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB