Perdana, Rapat Kerja Lakpesdam Jateng 2024-2029 Digelar di UIN Surakarta

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SURAKARTA– Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provisi Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 menggelar rapat kerja di Gedung PPG, UIN Raden Mas Said Surakarta pada Sabtu (29/9/2024) kemarin.

Ketua Lakpesdam, M. Zainal Anwar, M.S.I. menegaskan dalam sambutannya bahwa Lakpesdam tidak hanya menjadi lembaga pengkajian dan pengembangan, tetapi juga menjadi badan perencanaan.

“Lakpesdam kini tidak hanya untuk bagian pengkajian dan pengembangan saja, tetapi menjadi badan perencanaan terkhusus di tingkatan wilayah Jawa Tengah. Serta diharapkan dapat mengaktifkan kembali beberapa lembaga yang sudah vakum,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto turut memberi sambutan, beserta ucapan terima kasih kepada pengurus Lakpesdam PWNU Jawa Tengah karena telah memercayakan penyelenggaraan rapat kerja di UIN Raden Mas Said Surakarta untuk yang pertama kali.

“Nantinya pengurus Lakpesdam harus membuat program kerja jangka pendek, menengah, dan juga panjang. Meningkatkan kualitas lembaga di segala sektor,” ujar Rektor dalam sambutan.

Rektor mengharapkan agar pengurus Lakpesdam Jawa Tengah mampu memahami situasi dan arah gerak zaman, agar produk kajian yang dihasilkan bisa lebih bermanfaat. Lakpesdam juga perlu merancang seperti apa sumber daya manusia (SDM) seperti apa yang ingin dibentuk dan dimunculkan, lalu dikembangkan dengan maksimal.

Baca Juga :  Daftar UMK se-Jawa Tengah: Ada 2 Wilayah dengan UMK Tertinggi, Cek di Sini!
Foto: Dok. Istimewa

“Lakpesdam ini perlu mengerti bagaimana situasi dan arah gerak zaman sekarang. Serta menjadi lembaga yang responsif dan adaptif, agar produk kajian yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama masyarakat Nahdliyyin,” tambahnya.

Sekretaris PWNU Jawa Tengah, Agus Riyanto selaku perwakilan dari PWNU Jawa Tengah turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara Rapat Kerja Lakpesdam 2024-2029.

“Semua lembaga memang diharuskan menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka menyusun program kerja. Agar program kerja yang disusun bisa berjalan dengan sukses,” tuturnya dalam sambutan.

“Visi dan misi yang telah dibentuk itu perlu di-breakdown lagi oleh setiap lembaga dan disusun menjadi sebuah program kerja,” tambahnya.

Menambahkan beberapa poin-poin di atas, KH. Abdul Gafar Rozin, Ketua PWNU Jawa Tengah juga menegaskan bahwa tugas Lakepsdam Jawa Tengah jangan pernah dilupakan dengan masyarakat sekitar.
“Hampir semua pengurus Lakpesdam ini adalah akademisi. Maka kemudian, jika akademisi pasti kuat di bidang penelitian dan pengembangan, jadi tidak apa-apa kalau kita fokus di ranah tersebut. Tapi saya menginginkan penelitian-penelitian yang kita rumuskan hari ini, perlu menengok kembali soal ke civil society,” ujar KH. Abdul Gafar Rozin atau biasa disapa Gus Rozin itu.

Baca Juga :  Keren, Lur! Pembalap 13 Tahun Ziven Raih Juara Ganda di HDC Purwokerto

“Kita perlu melakukan refleksi juga bahwa 10 tahun-15 tahun yang lalu kita akrab dengan gerakan civil society, karena fungsi itulah yang harus dilakukan NU. Karena gerakan ormas adalah pilar penting dalam civil society, dan hal itu tidak boleh dihilangkan,” ujar Gus Rozin.

“Oleh karena itu, Lakpesdam ini perlu melepaskan citranya sebagai lembaga elite,” pesan Gus Rozin dalam sambutannya.
Selanjutnya, Achmad Maftuchan, Lakpesdam PBNU juga lantas memberi arahan pada sambutannya.

“Kaitan hubungan dengan pemerintah, perlu saya garis bawahi. Bahwa sebagai NU tidak bisa lepas dari dunia masyarakat sipil. Sebagai bagian dari masyarakat sipil yang lebih luas, maka ‘tunangan’ kita dengan pemerintah itu jangan dianggap harga mati menikah dengan pemerintah,” kata Achmad Maftuchan.

“Timing kapan melawan, kapan berkolaborasi, itu by purpose, by agenda. Tidak pasrah bongkok-an. Yang dapat dirumuskan oleh Lakpesdam adalah strategi mirroring dengan pemerintah, utamanya di wilayah Jateng,” tambah Pengurus Lakpedam PBNU ini.

Rapat kerja yang pertama bagi Pengurus Lakpesdam Jawa Tengah periode 2024-2029 ini mengharapkan seluruh pengurus Lakpesdam PWNU Jawa Tengah bisa membentuk program kerja yang sesuai dengan visi misi, dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen
Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang
Collabs! FKUB Kota Semarang-FORPELA Gelar Dialog Perempuan Lintas Agama untuk Semarang yang Harmonis dan Inklusif
Trans Jateng Akhirnya Masuk Batang! Mulai Ngebut 2028, Feeder Langsung Tembus KITB
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:10 WIB

UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB