Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

298 Kilometer Dibentengi, Tiga Model Tanggul Disiapkan untuk Lawan Rob dan Abrasi

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kompas.com

Foto: Kompas.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Pantura Jawa Tengah bakal punya “perisai” raksasa untuk menghadapi rob, abrasi, dan ancaman penurunan muka tanah.

Proyek Giant Sea Wall dirancang membentang sekitar 298 kilometer di sepanjang pesisir Jateng.

Menariknya, jangan bayangkan seluruh tanggul bakal berupa tembok beton. Pemerintah menyiapkan tiga pendekatan perlindungan pantai, menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada kawasan yang membutuhkan tanggul beton, ada yang cukup diperkuat dengan tanggul pantai, dan ada pula wilayah yang ekosistem mangrovenya dipertahankan serta diperkuat sebagai benteng alami. Konsep hybrid juga sudah diterapkan, salah satunya di kawasan Sayung, Demak.

Baca Juga :  Maaf, PSIS Semarang Terkena Degradasi

Konsep ini dibuat agar Giant Sea Wall tak sekadar menjadi tembok pemisah laut dan daratan. Perlindungan pesisir tetap harus mempertimbangkan kondisi lingkungan dan karakter wilayah.

Rencana Giant Sea Wall Jateng mencakup sejumlah wilayah Pantura, mulai dari Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati hingga Rembang.

Baca Juga :  Syawalan: Saat Tradisi, Maaf, dan Ketupat Bertemu dalam Hangatnya Jawa Tengah

Sebelumnya, Pemprov Jateng menyebut panjang rencana pembangunan mencapai sekitar 274,7 kilometer, sementara perkembangan desain terbaru menyebut angka sekitar 298 kilometer.

Targetnya jelas: mengurangi ancaman rob, abrasi, penurunan tanah, sekaligus melindungi aktivitas ekonomi dan permukiman warga pesisir.

Jadi, Giant Sea Wall Pantura bukan sekadar proyek beton raksasa. Ini pertarungan panjang melawan laut—dengan teknologi dan alam sama-sama dilibatkan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Berita Terbaru

Bendera China. (Sumber: pinterest)

Sino Insight

China Bikin Akademi Militer Baru, AI dan Drone Jadi Andalan

Selasa, 6 Okt 2026 - 11:40 WIB

Sesi foto bersama setelah talkshow selesai bersama narasumber, moderator, Ketua CCDS, dan para peserta talkshow bertajuk “150 Years of Batik Gan Journey” dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2026/ dok. istimewa

KABAR NUSANTARA

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Selasa, 6 Okt 2026 - 11:15 WIB

Foto: Kompas.com

LINTAS JATENG

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 6 Okt 2026 - 10:47 WIB

Foto: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci

Selasa, 6 Okt 2026 - 10:26 WIB