Gali Lurus dari Jakarta, Ternyata Bisa Muncul di Kolombia! Kalau dari Papua, Tembus Mana?

Bukan cerita fiksi. Secara matematika, Jakarta punya “ujung dunia” di sekitar Kolombia. Tapi kalau mulai dari Papua, kemungkinan ceritanya justru berakhir di tengah laut.

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bola dunia. (Gambar; pinterest)

Bola dunia. (Gambar; pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Pernah kepikiran, kalau kita menggali tanah lurus menembus Bumi, bakal muncul di mana?

Ternyata, kalau titik awalnya dari Jakarta, ujung satunya bisa berada di Kolombia, Amerika Selatan. Bukan sulap, bukan juga teori konspirasi.

Ini soal matematika bumi yang disebut antipoda—titik yang berada tepat di sisi berlawanan dari lokasi kita di permukaan Bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini bisa dilihat lewat situs interaktif ThroughEarth. Pengguna cukup memasukkan lokasi, lalu sistem akan menunjukkan ke mana “terowongan imajiner” itu bermuara. Jaraknya? Sekitar 12.742 kilometer, alias hampir sepanjang diameter Bumi.

Baca Juga :  Di Indonesia Ada 7 Desa Paling Tajir Nih Sob, Simak!

Menariknya, tidak semua tempat punya “pasangan daratan” di sisi seberangnya. Hanya sekitar 15 persen daratan dunia yang jika ditarik lurus menembus Bumi akan bertemu daratan lain. Selebihnya? Kemungkinan besar malah nyemplung ke lautan.

Lantas, kalau menggali dari Papua, bakal tembus ke mana?

Baca Juga :  Mengenal Selat Muria yang Dikhawatirkan Memisahkan Semarang Sampai Rembang: Begini Seluk-Beluk dan Sejarahnya!

Jawabannya mungkin lebih menarik lagi. Karena posisi Papua berada di kawasan Pasifik, titik antipodanya kemungkinan besar jatuh di wilayah Samudra Atlantik, bukan daratan Amerika Selatan.

Jadi, kalau suatu hari ada yang bilang, “Gue mau gali lubang sampai ke luar negeri,” jangan langsung ditertawakan.

Secara teori, bisa. Tapi secara nyata? Selamat dulu dengan suhu dan tekanan ekstrem di dalam Bumi. (Red)

Sumber: CNN Indonesia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSHW TM Lamongan Turunkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026
Rafty Raf Rilis Single Kedua ‘Cinta Dia & Dirimu’, Bawa Kisah Cinta yang Datang di Waktu yang Salah
Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2
Panah Nurisa Jadi Penentu! Indonesia Gondol 5 Emas di Asian Games 2026, Target Kemenpora Resmi Kelewat
Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Gali Lurus dari Jakarta, Ternyata Bisa Muncul di Kolombia! Kalau dari Papua, Tembus Mana?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:24 WIB

PSHW TM Lamongan Turunkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Rafty Raf Rilis Single Kedua ‘Cinta Dia & Dirimu’, Bawa Kisah Cinta yang Datang di Waktu yang Salah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Panah Nurisa Jadi Penentu! Indonesia Gondol 5 Emas di Asian Games 2026, Target Kemenpora Resmi Kelewat

Berita Terbaru

Masyarakat menyambut Presiden Tiongkok Xi Jinping di Rio de Janeiro, Brasil, pada 17 November 2024. FOTO/Xinhua

Sino Insight

Amerika Latin Mulai Tinggalkan AS, China Kini Lebih Dipercaya

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:23 WIB