KKN, Mahasiswa Kampus Universitas Annuqayah Sumenep Gelar Pendampingan Sertifikasi Halal ‘Door to Door Service’

- Penulis

Jumat, 13 September 2024 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Dalam upaya melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat Universitas Annuqayah (UA) Guluk-guluk Sumenep menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Program ini menjadi upaya civitas akademika kampus UA untuk bisa menjembatani para mahasiswanya menerapkan keilmuannya terhadap masyarakat. Selain itu, KKN juga dimaksudkan untuk merubah pola pikir masyarakat desa sekaligus memberikan solusi terhadap problem dan tantangan yang sedang dihadapi masyarakat desa.

Sejalan dengan itu, mahasiswa KKN kampus UA posko 41 yang bertempat di Desa Taro’an, Kec. Tlanakan, Kab. Pamekasan, melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Salah satu sasarannya, Aisyah yang tinggal di Dusun Pangjajar.

Aisyah yang bergerak dalam produksi jamu mendapatkan pendampingan berupa proses mendapatkan sertifikasi halal, Kamis (12/09/2024).

“Saya tidak tahu menahu cara mendapatkan saertifikasi halal, apalagi mendengar dari berbagai orang mendapatkan serifikasi halal itu harus banyar berjuta-juta. Maka saya memendamnya saja di lubuk hati saya, meski tidak mendapat sertifikasi halah pun jamu saya bisa laku juga,” ujarnya.

Koordinator Desa (Kordes) posko 41 Ainul Yanqin, mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan selain ingin mewujudkan harapan masyarakat seperti Aisyah, juga diharapkan bisa menimbulkan pemahaman akan perlunya sertifikasi halal bagi para pelaku Usaha, Mikro, dan Menengah (UMKM) di desa Taro’an.

“Oleh karenanya, kami juga mulai menghubungi pelaku UMKM yang lain, dalam hal ini ibu Ningsi dan Sulastri, untuk memberikan pemahaman dan proses terhadap serifikasi halal terhadap jamu produk Ibu Aisyah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Pegiat UMKM jamu, Ningsi, dalam kesempatan itu mengakui pentingnya sertifikasi halal terutama dalam menjaga jamu yang diproduksinya. Ia layak memberikan label halal demi menjaga kualitas produk jamu yang dihasilkan.

“Sertifikasi halal ini sangat dibutuhkan bagi para UMKM ibu. Memang dalam sertifikasi halal, banyak sekali praktik penipuan oleh oknum. Ada yang terkadang dimintai uang pembayaran hingga jutaan rupiah. Namun sesungguhnya tidak ada. Berkat adanya KKN UA ini, kita tidak usah ragu mendapatkan sertifikasi halal, ”ujar Ningsi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB