Heboh, ‘Traktor Siluman’ Karya Petani Kebumen Tembus Pasar Nasional

- Penulis

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Traktor unik yang bisa beroperasi tanpa awak, mengundang decak kagum para hadirin dalam acara pembukaan Pameran Produk Inovasi (PPI) Provinsi Jawa Tengah 2024, di Alun-alun Kabupaten Cilacap, Selasa (9/7/2024).

Ya, mesin pembajak sawah yang bisa dioperasikan melalui remote control itu karya Wahid Hasyim, petani RT 02/ RW 02, Dukuh Kaum, Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Karena bisa beroperasi tanpa awak, Wahid menamai karya inovasinya itu “Traktor Siluman”.

Ide tersebut muncul saat dia merasa resah, dan mulai berpikir jika petani harus melek teknologi. Selain bisa menghasilkan produk berkualitas, sistem kerja traktor ciptaannya juga lebih ringan.

“Saya ini kan hobi main pesawat remote. Waktu itu tahun 2019 kita dapat bantuan traktor dari pemerintah, tapi petani tidak ada yang mau pakai. Akhirnya saya punya ide bikin traktor siluman ini,” ungkap Wahid.

Selain itu, imbuhnya, saat membajak maupun menanam di sawah, petani kerap kali mengalami kecelakaan. Wahid pun pernah kakinya terluka terkena keong sawah hingga infeksi.

Pria kelahiran 2 Agustus 1984 itu kemudian melakukan eksplorasi ide selama sekitar setengah tahun. Barulah lahir traktor siluman yang pertama. Capaian itu terus dikembangkan, hingga saat ini lebih inovatif dengan Traktor Siluman seri 5.0.

Baca Juga :  Tiga SMA VITA Surabaya Raih Grand Prize dalam Kompetisi Global Youth Forum 2024 di Korea Selatan

“Sekarang petani hanya cukup tekan tombol remote untuk menjalankan traktor. Selain aman, juga mengurangi rasa capek,” paparnya.

Hingga saat ini, Wahid telah memproduksi ratusan traktor siluman untuk petani-petani di seluruh Indonesia.

“Paling banyak pesanan dari Sulawesi. Ya, kalau alatnya harganya sekitar Rp6 juta tinggal ditambah harga traktornya,” ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan inovasinya sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Wah, pemprov sangat mendukung. Dari Dinas Pertanian mendukung, Bappeda juga mendukung. Ini saya dibantu untuk hak ciptanya juga,” tandasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Yeww… Febrie Adriansyah Merasa Dikriminalisasi, Pakar Hukum: Buktikan di Pengadilan!
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB