Judi Online Ancaman Nyata Eksistensi Bangsa

- Penulis

Selasa, 18 Juni 2024 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Praktik judi online telah menjadi ancaman nyata bagi keutuhan hidup berkeluarga serta eksistensi suatu bangsa. Hal itu dikatakan Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Benny Susetyo, seperti dirilis Antara, (16/6/2024).

“Judi online membuat masyarakat menjadi spekulatif. Keinginan untuk cepat kaya tanpa bekerja keras membuat banyak orang terjebak dalam perangkap judi online,” papar Benny.

Menurutnya, ketika kekalahan demi kekalahan menumpuk banyak yang akhirnya mengambil langkah ekstrem dengan meminjam uang melalui pinjaman online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benny menambahkan, fenomena tersebut mengarah pada utang yang menumpuk dan sulit untuk dilunasi. Sehingga memicu kemiskinan yang semakin akut. Judi online juga berdampak negatif pada moralitas individu.

Baca Juga :  Menarasikan Makna Sila Pertama pada Butir Pancasila

Menggerus nilai moral dan etika

“Ketergantungan pada judi menggerus nilai-nilai moral dan etika, sehingga banyak orang yang rela melakukan apa saja demi mempertahankan kebiasaan berjudi mereka. Dampaknya, konflik keluarga tidak terelakkan,” imbuhnya.

Benny mengatakan, judi online tidak hanya menghancurkan individu dan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada meningkatnya kriminalitas. Transaksi besar-besaran yang terjadi dalam dunia judi online tidak hanya merugikan individu, tetapi juga perekonomian nasional.

“Kebutuhan untuk membayar utang atau mengejar keuntungan cepat membuat banyak orang melakukan tindakan kriminal seperti pencurian, penipuan, hingga kekerasan,” katanya.

Baca Juga :  Bagaimana Pancasila Menjawab Beragam Tantangan dan Problem Kebangsaan?

Menurut Benny, uang yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan produktif dialihkan ke aktivitas ilegal judi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi menjadi terganggu, karena uang tidak berputar dalam kegiatan ekonomi yang nyata.

Menurut data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2023, transaksi judi online mencapai Rp327 triliun, dan di kuartal pertama 2024, angkanya sudah menyentuh Rp100 triliun.

“Data tersebut menunjukkan bahwa judi online telah menjelma menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” katanya. (Antara)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB