Maulid Nabi di Negeri Beruang Putih: Bukti Muslim Rusia Jaga Tradisi di Tengah Modernitas

Dari Kazan hingga Grozny, umat Muslim Rusia merayakan Maulid Nabi dengan perpaduan ibadah, tradisi lokal, seni, dan solidaritas di tengah kehidupan modern

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Di Rusia, negara dengan beragam etnis dan agama, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen paling dinanti oleh umat Muslim.

Tahun ini, perayaan yang jatuh pada 12 Rabiul Awal 1448 H (24–25 Agustus 2026) berlangsung dengan penuh khidmat di berbagai wilayah, mulai dari ibu kota hingga daerah-daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Perayaan Maulid di Rusia memiliki kekhasan tersendiri. Di wilayah Tatarstan, tradisi membaca mawlids —syair pujian kepada Nabi—masih lestari dan menjadi ciri khas masyarakat Tatar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Masjid Kul Sharif, Kazan, jamaah tidak hanya mendengarkan khotbah, tetapi juga menikmati pameran kaligrafi shamail yang merupakan warisan budaya Tatar.

Tradisi ini menunjukkan bagaimana Islam dan budaya lokal berpadu harmonis di tanah Rusia. Sementara itu, di Moskow, suasana berbeda namun tetap khusyuk.

Baca Juga :  Kreativitas Indonesia Mendunia Lewat Russian International Creative Season 2025 di Rusia

Masjid Katedral Moskow menjadi pusat kegiatan Maulid bagi umat Muslim ibu kota. Sekitar 2.000 jamaah dari berbagai negara bekas Soviet tampak hadir, mencerminkan keberagaman komunitas Muslim di Rusia.

Mereka berkumpul bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat yang majemuk.

Di Chechnya, perayaan Maulid berlangsung dengan skala yang sangat besar. Pemerintah setempat di bawah kepemimpinan Ramzan Kadyrov bahkan menggalakkan gerakan membaca salawat secara massal.

Dengan bantuan tasbih elektronik, lebih dari 20 miliar salawat diklaim telah dibacakan oleh warga Chechnya sepanjang bulan Rabiul Awal. Tradisi lain yang tak kalah unik adalah pemajangan rambut Nabi Muhammad di Masjid Utama Grozny, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peziarah.

Baca Juga :  Olimpiade Milan-Cortina 2026: Antara Prestise dan Ancaman Keamanan

Perayaan Maulid di Rusia juga tidak terbatas pada kegiatan di masjid. Di Kazan, misalnya, akan digelar festival kota pada 29 Agustus 2026 yang melibatkan anak-anak dan remaja.

Berbagai lomba kreatif, pertunjukan teater, dan penampilan seni akan memeriahkan acara tersebut. Ini menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi di Rusia tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga menjadi ajang ekspresi budaya dan kreativitas.

Bagi umat Muslim di Rusia, Maulid Nabi bukan sekadar perayaan tahunan. Ini adalah pengingat akan ajaran Rasulullah tentang kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.

Di tengah tantangan modernitas dan keberagaman, tradisi ini menjadi jangkar spiritual yang menguatkan identitas keislaman mereka. Dan di negeri yang dikenal dengan sebutan Beruang Putih itu, cahaya Maulid terus bersinar, membawa pesan perdamaian bagi semua. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 28 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB