Amelia Anggraini Dorong Pentingnya Penguatan Kewenangan MPR

Amelia Anggraini menilai penguatan kewenangan MPR penting untuk menjaga konstitusi, kesinambungan pembangunan nasional, serta memastikan aspirasi masyarakat tetap menjadi pijakan dalam kehidupan berbangsa

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PURBALINGGA — Anggota MPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, mendorong pentingnya penguatan kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menjaga arah dan kesinambungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) di Kabupaten Purbalingga, Selasa (11/8). Menurut Amelia, penguatan kewenangan ini sangat penting agar MPR mampu menjalankan mandat konstitusional secara efektif.

Amelia menjelaskan bahwa MPR memiliki posisi strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia karena memiliki kewenangan untuk mengubah dan menetapkan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden, serta menjalankan kewenangan konstitusional dalam kondisi tertentu terkait keberlangsungan kepemimpinan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kewenangan tersebut perlu dipahami sebagai instrumen untuk memastikan kehidupan ketatanegaraan berjalan berdasarkan konstitusi.

Baca Juga :  Kisah Menteri Keuangan Sri Mulyani Bareng Keluarga di Semarang: Joget Velocity, Tapi Malah Tak Bagi THR, Kenapa?

Menurutnya, tantangan Indonesia ke depan tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan politik, tetapi juga bagaimana memastikan pembangunan nasional memiliki kesinambungan.

Pergantian pemerintahan merupakan konsekuensi demokrasi, tetapi arah besar bangsa tidak seharusnya selalu berubah setiap kali terjadi pergantian kekuasaan.

Dalam konteks tersebut, penguatan peran MPR diperlukan agar terdapat kelembagaan yang mampu ikut menjaga kesinambungan visi kebangsaan dan arah pembangunan nasional dalam kerangka konstitusi.

“Penguatan kewenangan MPR bukan berarti menciptakan lembaga yang memiliki kekuasaan tanpa batas. Kita membutuhkan penguatan fungsi MPR agar lembaga ini mampu menjalankan mandat konstitusional secara lebih optimal, menjaga konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan, serta ikut memastikan arah perjalanan bangsa tetap memiliki kesinambungan,” ujar Amelia.

Amelia juga menekankan bahwa penguatan MPR harus berjalan seiring dengan penguatan fungsi MPR dalam memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan UUD 1945.

Baca Juga :  Nestapa Pegawai Non-ASN di Rembang, Sudah Gagal PPPK Kini Malah 'Dipecat' dari Tempat Kerja

Menurutnya, MPR harus hadir sebagai ruang yang menghubungkan kehidupan konstitusional dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“MPR harus menjadi bagian dari upaya menjaga konstitusi sekaligus menjaga arah bangsa. Untuk itu, suara masyarakat menjadi penting. Penguatan MPR harus bermuara kepada kepentingan rakyat, bukan sekadar penguatan institusi,” kata Amelia.

Amelia berharap pembahasan mengenai penguatan kewenangan MPR dapat terus dilakukan secara terbuka dan konstitusional dengan melibatkan masyarakat. Ini penting agar setiap gagasan perubahan mampu memperkuat demokrasi, stabilitas ketatanegaraan, dan kesinambungan cita-cita bangsa. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB