Penghargaan Sampah Datang, Banjir Jangan Datang Lagi ya, Pak Gubernur Luthfi?

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menerima penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah 2026 dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta, Rabu (25/2/2026). (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menerima penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah 2026 dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta, Rabu (25/2/2026). (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar bahagia datang dari Ibu Kota. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi diganjar penghargaan Pembina Terbaik Kabupaten/Kota dalam Kinerja Pengelolaan Sampah 2026.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta. Katanya sih, Jateng dinilai serius lewat program Gerakan Jateng ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Secara data memang kinclong. Produksi sampah Jateng disebut tembus 6,36 juta ton per tahun. Sekitar 60 persen sudah diproses, sisanya? Ya, masih “menunggu perhatian”.

Pemprov juga mengklaim siap menutup open dumping, membangun 14 titik TPST baru, dan mengubah sampah jadi energi.

Banyumas, Cilacap, hingga Magelang sudah mulai pakai sistem RDF. Kudus dan Grobogan menyusul.

Terdengar rapi, sistematis, dan penuh strategi.

Tapi warganet Jateng mungkin punya satu pertanyaan sederhana: Kalau pengelolaan sampahnya sudah makin keren, kok setiap musim hujan air tetap betah ngendon di jalanan?

Baca Juga :  Terminal Lubuk Pakam Siap Uji Coba, Kadishub Sumut Pastikan Fasilitas Dimanfaatkan Optimal

Sebab di provinsi yang saban tahun akrab dengan banjir, publik tentu berharap penghargaan tak hanya berhenti di panggung seremoni. Sampah berkurang, drainase lancar, sungai tak meluap — itu baru paket komplit.

Selamat atas penghargaannya, Pak Gubernur. Semoga setelah ini yang hanyut bukan lagi harapan warga setiap kali hujan turun. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB