SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Suasana di Wisma Pemda Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026), mendadak meledak dengan energi anak muda.
Kolaborasi antara MPR RI–DPD RI Dapil Jateng dan PKC PMII Jawa Tengah sukses bikin acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan jadi ajang penuh semangat dan vibes kekinian.
Kegiatan ini disambut super antusias oleh kader PMII dari berbagai cabang se-Jawa Tengah. Mereka datang, merapat, dan memenuhi ruangan hingga suasananya mirip conference raksasa anak muda yang penuh energi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat kolektif ini menunjukkan bahwa isu kebangsaan ternyata masih relevan, bahkan jadi sorotan penting bagi generasi sekarang.
Bahas 4 Pilar, Tapi Dibikin Lebih Relatable
Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—dikemas sebagai paket pemahaman dasar yang wajib dimiliki generasi muda, terutama di era konten cepat dan informasi berseliweran.
Format sesi dibuat interaktif, supaya materi tidak cuma sekadar teori, tapi bisa nyangkut di kepala dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial dan digital.
Dalam penyampaiannya, Casytha A. Chathmandu, S.E., M.Fin, anggota MPR–DPD RI Dapil Jateng, menyampaikan pesan kuat: mahasiswa punya peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa.
Ia menegaskan bahwa 4 Pilar bukan cuma hafalan, tapi harus masuk ke sikap, cara berpikir, hingga tindakan para kader di lapangan.
“Internalisasi nilai-nilai kebangsaan itu harus berkelanjutan. Bukan hanya dipahami, tapi dihidupi,” tegasnya.
PKC PMII Jateng menyambut kolaborasi ini sebagai langkah konkret sinergi antara lembaga negara dan gerakan mahasiswa.
Mereka menilai kegiatan ini jadi ruang untuk membangun kesadaran ideologis, memperkuat nasionalisme, sekaligus mempertegas posisi mahasiswa sebagai agen perubahan.
Sesi tanya jawab, diskusi terbuka, dan alur acara yang ringan membuat kegiatan ini tidak terasa kaku. Para peserta terlihat aktif dan responsif sepanjang sesi berlangsung.
Harapannya, kegiatan ini bisa memperkuat karakter kebangsaan, menumbuhkan jiwa toleransi, meneguhkan komitmen persatuan, dan menciptakan generasi muda yang peduli keadilan sosial. (Red)













Komentar