Khidmah ‘Akar Rumput’, Pengurus Anak Ranting NU Wonosari Semarang Beli Ambulans

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU) Wonosari Ngaliyan Semarang membuktikan, struktur organisasi yang paling bawah NU sekalipun dapat berkhidmat melakukan perubahan besar, terutama pada masyarakat ‘akar rumput‘.

Salah satunya yakni berbentuk pengadaan mobil ambulans yang diluncurkan saat jalan sehat peringatan HUT RI di lingkungan perumahan setempat, Minggu (25/8/2024) akhir pekan lalu.

Ketua Pengurus Ranting NU Wonosari, Jamal Lutfi menyatakan, meski ia beserta jajaran kepengurusannya merupakan struktur terendah dalam hirarki organisasi NU, yakni membawahi warga ‘Nahdliyin’ di Perumahan Beringin Lestari RW 14,15,16 Kelurahan Wonosari Ngaliyan Semarang, namun upaya dan kontribusi nyata dapat dirasakan oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam situasi saat ini, di mana akses cepat terhadap layanan kesehatan sangat penting, kami di Pengurus Anak Ranting NU Wonosari menyadari bahwa meskipun kami berada di struktur yang paling bawah, peran NU di akar rumput sangat nyata dan dibutuhkan,” ungkapnya.

Kegiatan ‘jagong warga’ saat persiapan jalan sehat peringatan HUT RI di lingkungan perumahan setempat, Minggu (25/8/2024) akhir pekan lalu. 

Ditambahkannya, populasi masyarakat Perumahan Beringin Lestari Ngaliyan Semarang terus bertambah, sehingga berpotensi membutuhkan layanan kegawatdaruratan kesehatan, menjadi salah satu pemicu utama pengadaan ambulans.

“Ambulans ini adalah jawaban atas kebutuhan tersebut, dan kami bangga bisa mewujudkannya meski dengan sumber daya yang terbatas,” lanjut Lutfi.

Baca Juga :  Kuliner Semarang, Ini 3 Makanan Khas yang Diburu Saat Kamu Ke Semarang!

Dia juga menekankan bahwa ambulans ini bukan hanya untuk kepentingan warga NU saja, tetapi untuk seluruh masyarakat perumahan setempat, tanpa pandang bulu.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan, apapun latar belakangnya. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai bagian dari masyarakat,” tegasnya.

Inisiatif PAR NU Wonosari ini didukung oleh berbagai bentuk kontribusi dari warga. Warga melakukan pembelian kupon ambulans, hingga terkumpul beberapa juta.

“Setelah cukup untuk DP mobil, dana dari penjualan kupon donasi kami belikan mobil beserta perlengkapan ambulans, yang penting bisa dimanfaatkan dulu,” ungkap Jamal.

Adapun angsuran bulanan mobil itu telah ada donatur yang terdata siapa memberikan donasinya rutin.

Untuk memastikan ambulans dapat beroperasi dengan baik, pengurus NU Wonosari juga menyiapkan pelatihan khusus bagi pengemudi, yang melibatkan perwakilan dari setiap Rukun Tetangga (RT).

Jamal menjelaskan, pelatihan ini penting agar para pengemudi dapat menghadapi situasi darurat dengan profesionalisme dan efisiensi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kaleng Donasi Sosial, Menyokong Kemaslahatan Umat

Selain mekanisme penjualan kupon untuk pengadaan ambulans, PAR NU Wonosari saat ini juga membagikan kaleng donasi kepada warga. Kaleng-kaleng ini dirancang untuk mengumpulkan dana secara terus-menerus, yang nantinya akan digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan serta mendukung berbagai kegiatan sosial lainnya.

Baca Juga :  Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, IKA PMII dan Keluarga Besar PMII Wahid Hasyim Semarang Gelar Pembacaan Maulid dan Sarasehan

“Kaleng donasi ini menjadi simbol gotong royong, di mana setiap orang bisa berkontribusi, sekecil apapun itu, untuk membantu sesama,” jelas Lutfi.

Upaya ini memperlihatkan bagaimana jaringan solidaritas lokal semakin penting di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong, mereka berhasil mengumpulkan dana untuk ambulans selama tiga bulan.

“Sekali lagi, ni adalah bukti bahwa inisiatif dari level bawah bisa memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambah Lutfi.

Pemanfaatan kaleng donasi tersebut seperti penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu ketika peluncuran mobil ambulans.

“Kami ingin ikhtiar ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.

Dengan beberapa inisiatif ini, PAR NU Wonosari Ngaliyan tidak hanya memperlihatkan kekuatan dari organisasi di tingkat akar rumput, tetapi juga merespons secara langsung terhadap kebutuhan mendesak masyarakat saat ini.

Ini adalah contoh bagaimana gotong royong dan solidaritas lokal dapat mengatasi tantangan besar, memberikan harapan dan solusi di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi komunitas. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB