Sekilas Bobibos, BBM Alternatif dari Jerami Buatan Indonesia!

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Sumber gambar: Instagram @bobibos_)

(Sumber gambar: Instagram @bobibos_)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Bayangin deh, kalau nanti mobil kamu bisa jalan cuma pakai bahan bakar dari… jerami! Kedengarannya kayak fiksi ilmiah, tapi ini beneran ada, lho!

Namanya Bobibos, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! Adalah sebuah inovasi keren dari anak negeri yang lagi jadi bahan omongan banyak orang.

Dengan nilai oktan (RON) sampai 98, Bobibos sejajar dengan BBM kelas atas di pasaran, tapi bedanya: ini ramah lingkungan dan berasal dari limbah pertanian. Keren banget, kan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Jerami Jadi Energi

Ceritanya dimulai sekitar tahun 2014, saat Iklas Thamrin, peneliti muda yang juga pendiri PT. Inti Sinergi Formula, mulai resah sama dua hal: harga BBM yang makin tinggi dan dampak buruknya terhadap iklim.

Dari situ, Iklas bareng timnya mulai eksperimen cari bahan bakar nabati (biofuel) yang benar-benar bisa dipakai sehari-hari. Mereka coba berbagai bahan alam, tapi akhirnya pilihan jatuh ke… jerami!

Kenapa jerami?
Menurut Iklas, Indonesia itu negara agraris dengan padi sebagai komoditas utama. Jadi, limbahnya — yakni jerami — melimpah banget.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Tahapan Penerimaan Siswa 2024 (TK, SD dan SMP Negeri) di Kota Semarang, Jangan Lupa Daftar !

“Kalau jerami bisa kita olah jadi bahan bakar, kita nggak cuma bisa swasembada pangan, tapi juga energi,” jelas Iklas.

Riset 10 Tahun, Hasilnya Bukan Kaleng-Kaleng

Butuh waktu hampir satu dekade buat ngebentuk formula ajaib ini. Setelah berkali-kali uji coba, lahirlah Bobibos — bahan bakar nabati dengan emisi nyaris nol dan performa tinggi.

Menurut perhitungan tim riset, 1 hektare sawah yang menghasilkan sekitar 9 ton jerami, bisa diubah jadi 3.000 liter Bobibos. Bayangin potensi energi yang bisa dihasilkan kalau seluruh jerami Indonesia dimanfaatkan!

Dan yang paling penting: semua riset dan pengembangannya 100% karya anak bangsa. No impor-impor club!

Langkah Nyata: Dari Jonggol ke Seluruh Nusantara

Tanggal 2 November 2025, Bobibos resmi diluncurkan. Untuk tahap awal, sudah ada sekitar 3.000 liter yang disiapkan buat uji coba di sekitar area pabrik di Jonggol.

Baca Juga :  13 Mahasiswa UT Gugat MK, Soroti Ketidakjelasan Pendidikan Jarak Jauh

“Insya Allah, Februari 2026 kami mulai produksi massal. Tapi tahap awalnya masih untuk uji coba dan dibagikan gratis ke warga sekitar dulu,” kata Mulyadi, Komisaris Utama PT. Inti Sinergi Formula yang juga anggota DPR RI.

Mulyadi bilang, misi utama Bobibos bukan cuma soal bisnis, tapi juga bantu masyarakat dan kurangi ketergantungan pada BBM fosil.

Visi jangka panjangnya? Gede banget!
Tim Bobibos berharap pemerintah bisa dukung dengan menyediakan 2.000 hektare lahan untuk padi. Dari situ, bisa dihasilkan sekitar 1,5 juta liter Bobibos per bulan.

“Kalau ini jalan, Indonesia bisa punya energi terbarukan asli buatan sendiri — dan bahkan mungkin jadi pionir di dunia!” kata Iklas penuh semangat.

Bobibos bukan cuma soal teknologi, tapi juga semangat buat bikin bangsa ini mandiri energi. Dari jerami yang sering dianggap sampah, lahir bahan bakar yang bisa jadi penyelamat bumi.

Dari sawah untuk masa depan: Bobibos, energi keren, buatan kita sendiri, Bos! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB