Mengapa FX Rudy Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng?

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo. (Sumber: Kumparan)

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo. (Sumber: Kumparan)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama internal PDIP Jawa Tengah belum selesai. Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya kewenangan penuh untuk menerima atau menolak pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

Menurut Komar, surat pengunduran diri Rudy sepenuhnya berada di tangan Megawati. DPP maupun Mahkamah Partai tak akan ikut campur dalam keputusan tersebut.

“Soal dikabulkan atau tidak, itu tergantung ketua umum yang memberi tugas,” ujar Komar saat dihubungi, Kamis (17/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komar menyebut, jika membaca isi surat Rudy secara saksama, tampak jelas pesan tersirat soal loyalitas. Posisi Plt Ketua DPD Jateng, kata dia, adalah mandat langsung dari Megawati, sehingga keputusan akhir sepenuhnya kembali ke Mega.

“Bahasa suratnya menunjukkan loyalitas kepada ketua umum. Kalau surat itu sampai ke ketua umum dan beliau bilang tidak, ya Rudy harus menyelesaikan tugasnya sebagai kader,” jelasnya.

Baca Juga :  Festival Budaya Spiritual 2024 Blora Tampilkan 'Wayang Krucil' serta Kesenian Tradisional Blora Lainnya

Namun hingga kini, Komar mengaku belum memastikan apakah surat pengunduran diri tersebut sudah diterima langsung oleh Megawati.

Ia juga belum mengetahui apakah langkah Rudy berkaitan dengan agenda Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Jateng yang semula dijadwalkan berlangsung Desember ini.

“Saya belum banyak komunikasi soal itu. Tugas saya juga cukup padat di Indonesia Timur,” katanya.

Dugaan pengunduran diri Rudy terkait Konferda sebelumnya disampaikan Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa. Konsolidasi partai itu sejatinya digelar Selasa (16/12), namun mendadak ditunda setelah DPP PDIP mengirimkan surat penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Hemat saya, Pak Rudy ora pengen kewirangan (malu), karena tidak bisa melaksanakan Konferda yang diamanatkan oleh ketua umum,” ujar Teguh, Kamis (18/12).

Baca Juga :  Buntut Serangkaian Pencurian Motor Mahasiswa KKN di Lumajang, Kampus Tarik Ribuan Mahasiswa Demi Keselamatan

Dalam suratnya, FX Rudy menyatakan dirinya sudah tak mampu lagi menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jateng.

Ia menduduki posisi tersebut sejak Agustus 2025, menggantikan Bambang Wuryanto, tak lama setelah Kongres PDIP awal Juli yang kembali mengukuhkan Megawati sebagai ketua umum.

Rudy pun mengaku ingin kembali menjadi kader biasa. Meski demikian, ia menegaskan loyalitasnya kepada Megawati tetap tak tergoyahkan.

“Dengan legowo dan tulus ikhlas, kami mohon tetap menjadi anggota PDIP biasa. Kami tetap loyal, taat, dan patuh kepada ketua umum, serta siap berjuang memenangkan Pemilu 2029,” kata Rudy.

FX Rudy dikenal sebagai loyalis Megawati sejak lama. Ia bergabung dengan PDI sejak 1977 dan memiliki rekam jejak panjang di PDIP. Sejak tahun 2000, ia menjabat Ketua DPC PDIP Solo selama lima periode hingga 2025. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB