Putra Mahkota Solo Resmi Naik Takhta: PB XIV Siap Bawa Napas Baru Keraton Surakarta!

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sang putra mahkota KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram resmi naik takhta dan menyandang gelar Paku Buwono (PB) XIV. (dok istimewa)

Sang putra mahkota KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram resmi naik takhta dan menyandang gelar Paku Buwono (PB) XIV. (dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Hari Rabu (5/11/2025) jadi momen bersejarah yang nggak bakal dilupakan oleh warga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Di tengah suasana duka atas wafatnya PB XIII, sang putra mahkota KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram resmi naik takhta dan menyandang gelar Paku Buwono (PB) XIV.

Upacara pengukuhan berlangsung penuh khidmat. Meski suasana haru masih terasa, seluruh keluarga besar, abdi dalem, hingga sentono tampak teguh dan khusyuk menyaksikan detik-detik bersejarah itu. Aura megah khas keraton pun benar-benar terasa!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan balutan busana kebesaran raja Jawa, PB XIV berdiri tegap dan mengucap ikrar di hadapan para sesepuh. Tutur katanya lembut namun penuh wibawa, menandai awal baru bagi Keraton Surakarta.

“Ingsun Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram… hanglintir kaprabon Dalem minangka Sri Susuhunan Karaton Surakarta Hadiningrat, kanthi sesebutan Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono Parbelas,” ujarnya lantang.

Baca Juga :  Gus Mus: Tidak Masalah Memuji Pilihan Sendiri Setinggi Langit, Asal Tidak Menghujat Pilihan Orang Lain

Suasana langsung berubah haru. Banyak yang meneteskan air mata—bukan cuma karena perpisahan dengan PB XIII, tapi juga karena menyaksikan tonggak baru sejarah keraton yang terus hidup di tengah zaman modern.

Sang putra mahkota KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram resmi naik takhta dan menyandang gelar Paku Buwono (PB) XIV. (dok istimewa)

Bagi banyak orang, naik tahtanya PB XIV bukan cuma soal meneruskan garis keturunan. Ini juga tentang bagaimana tradisi bisa tetap relevan di era digital.

Generasi muda berharap, sang raja baru mampu membawa napas segar dan menjembatani nilai-nilai budaya Jawa dengan dunia modern yang serba cepat.

Kini, PB XIV memikul tanggung jawab besar: menjaga warisan leluhur sambil membuat budaya keraton tetap hidup, beradaptasi, dan dekat dengan masyarakat masa kini.

Baca Juga :  Jika Ratusan Vila Dibangun di Pulau Padar, Bagaimana Nasib Komodo Sang Penghuni Purba?

Dari balik tembok megah Keraton Surakarta, lahirlah harapan baru — raja muda yang siap menjaga tradisi sekaligus merangkul masa depan.

Refleksi untuk Kita, Generasi Muda

Naiknya PB XIV bukan cuma peristiwa bagi keluarga keraton, tapi juga pengingat untuk kita semua bahwa budaya bukan sekadar masa lalu — ia adalah identitas yang harus dijaga.

Di tengah dunia yang serba digital, anak muda Indonesia perlu tetap bangga dan terhubung dengan akar budayanya.

Kita bisa mulai dari hal kecil: mengenal bahasa Jawa, memahami filosofi batik, atau sekadar menghargai nilai-nilai sopan santun dan gotong royong.

Karena kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB