SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Dana transfer dari pusat ke Kota Semarang bakal berkurang Rp442 miliar tahun depan! Tapi tenang, Wali Kota Agustina Wilujeng memastikan semua program penting tetap jalan.
“Meski TKD turun, layanan publik nggak boleh mandek. Kita tetap gas terus,” kata Agustina saat acara peletakan batu pertama Gudang Koperasi Desa di Sampangan, Jumat (17/10).
Pemangkasan ini bikin anggaran Kota Semarang turun dari sekitar Rp2,07 triliun di 2025 jadi Rp1,63 triliun di 2026. Pemkot pun siap lebih efisien dan kreatif cari sumber pendapatan baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita bakal gali lagi potensi kota, tingkatkan PAD, dan kelola aset biar lebih produktif,” tegasnya.
Agustina juga menegaskan, program prioritas lima tahun tetap on track.
- 2025: fokus peningkatan SDM lewat pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
- 2026: perkuat ketahanan pangan dan lingkungan.
- 2027: dorong ekonomi lewat pariwisata dan UMKM.
- 2028: benahi infrastruktur strategis kota.
- 2029–2030: mantapkan daya saing dan wujudkan Semarang jadi kota ekonomi maju, adil, dan lestari.
Pemkot berkomitmen menjalankan RPJMD secara bertahap dan transparan.
“Ini bukan soal berkurangnya dana, tapi soal semangat kemandirian. Mari kita hadapi dengan bijak,” tutup Agustina. (Red)













Komentar