Yaqut Sungguh Tak Patut! KPK Bongkar Skandal Dugaan Korupsi Kuota Haji

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (gambar: pinterest)

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (gambar: pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Skandal besar kembali mencoreng wajah negeri ini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024 di Kementerian Agama. Hasilnya? Deretan barang bukti mewah dan fantastis pun berhasil disita.

Bayangkan saja, total uang tunai sebesar US$1,6 juta atau sekitar Rp26,2 miliar, empat unit mobil, hingga lima bidang tanah dan bangunan sudah masuk dalam daftar sitaan.

“Penyitaan ini bagian dari upaya pembuktian perkara sekaligus pemulihan keuangan negara,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (2/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi yang bikin publik makin geleng-geleng kepala, kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan tembus Rp1 triliun lebih.

Baca Juga :  Perhatian Buat Kamu yang Mau Ekspor Kelapa, Nanti Bakal Kena Pajak!

Jumlah yang bikin rakyat biasa cuma bisa menarik napas panjang sambil mikir, “Uang segitu kalau dipakai buat perbaikan layanan haji atau pendidikan, pasti lebih bermanfaat.”

Nama-nama besar pun terseret dalam pusaran penyidikan. Mulai dari mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya yang juga Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz, hingga pemilik agen travel haji Fuad Hasan Masyhur. Mereka sudah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan.

Tak berhenti di situ, KPK juga mengeluarkan surat larangan bepergian ke luar negeri pada 11 Agustus 2025 untuk ketiganya.

Sejumlah penggeledahan pun dilakukan, mulai dari rumah Yaqut di Condet, Jakarta Timur, kantor travel haji-umrah, rumah ASN di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag.

Baca Juga :  Baliku Sayang, Baliku Malang: Pulau Dewata Lumpuh Diterjang Banjir

Barang bukti lain seperti dokumen penting, perangkat elektronik, kendaraan, dan properti juga ikut diamankan. Semua demi menelusuri aliran uang haram dari praktik jual beli kuota haji tambahan ini.

Kasus ini jelas bikin publik geram. Bagaimana tidak? Ibadah haji yang seharusnya jadi urusan suci umat malah dijadikan ladang bisnis kotor.

Dan jika benar dugaan keterlibatan mantan Menteri Agama, publik tentu berhak bilang: “Yaqut sungguh tak patut!” (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?
Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan
MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 22:44 WIB

Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB