Dosen ITB Ini Bikin Bangga! Raih Gelar Ilmuwan Muda & Masuk Top 2% Dunia Gara-Gara Nano Tech

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen KK Kimia Anorganik dan Fisik, ITB, Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si., (tengah) menerima Penghargaan Achmad Bakrie ke-20 untuk kategori Ilmuwan Muda atas dedikasinya dalam penelitian material nano untuk energi berkelanjutan. (Itb.ac.id)

Dosen KK Kimia Anorganik dan Fisik, ITB, Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si., (tengah) menerima Penghargaan Achmad Bakrie ke-20 untuk kategori Ilmuwan Muda atas dedikasinya dalam penelitian material nano untuk energi berkelanjutan. (Itb.ac.id)

SUARAMUDA.NET, BANDUNG — Nama Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si., lagi jadi sorotan di dunia sains. Dosen kece dari Kelompok Keahlian Kimia Anorganik dan Fisik, ITB ini sukses ngegas dengan dua prestasi sekaligus yang bikin bangga Indonesia.

Agustus 2024, doi diganjar Penghargaan Achmad Bakrie ke-20 kategori Ilmuwan Muda berkat dedikasinya di riset material nano buat energi bersih.

Nggak berhenti di situ, sebulan kemudian, September 2024, namanya langsung melesat ke daftar Top 2% Ilmuwan Dunia versi Elsevier dan Stanford University. Gokil nggak tuh?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak 2019, Grandprix jadi bagian dari Pusat Rekayasa Katalisis ITB (PRK-ITB). Fokusnya? Eksperimen keren di bidang material nano, termasuk MXene, material dua dimensi super canggih yang baru ditemukan global tahun 2011. Fun fact: lab dia adalah yang pertama ngembangin MXene di Indonesia!

Baca Juga :  Bukan Asal-asalan, Pramuka Padiraka MAN 1 Sumedang Gelar Musyawarah Ambalan Agar Lebih Fokus pada Semangat Kepramukaan

“Material ini bisa dipakai buat katalis pemecahan air jadi hidrogen dan oksigen. Intinya, kita lagi ngejar energi bersih masa depan,” kata Grandprix.

Ternyata manfaat material nano nggak cuma buat energi. Ada juga buat pemurnian air, sensor emas nano, sampai sel surya. Jadi, risetnya bukan cuma teori doang, tapi bisa ngasih impact ke industri kimia dan teknologi bersih Tanah Air.

Walau fasilitas riset di Indonesia kadang terbatas, Grandprix punya semangat nggak ada matinya. “We make the best out of what we have. Kuncinya kolaborasi dengan kolega di luar negeri,” ujarnya.

Nggak heran, kolaborasinya udah tembus ke NTUST Taiwan, Kyushu University Jepang, sampai Harvard University.

Baca Juga :  GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Penelitiannya udah lahirin banyak publikasi internasional plus paten. Tapi bagi dia, penghargaan hanyalah bonus. Yang penting, semangat riset anak muda harus tetap membara.

“Muda itu bukan soal usia aja, tapi tentang api semangat yang nggak pernah padam,” tegasnya.

Grandprix percaya, dalam lima tahun ke depan riset katalis bakal jadi game changer. Soalnya, lebih dari 90% proses industri kimia butuh katalis. Kalau Indonesia bisa jadi pemain utama di teknologi ini, dampaknya bakal gede buat energi, lingkungan, sampai manufaktur nasional.

Singkatnya, Dr. Grandprix ini bukan cuma bikin bangga ITB, tapi juga buktiin kalau ilmuwan muda Indonesia bisa bersaing di panggung dunia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?
Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan
MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028
Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 22:44 WIB

Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB