Langkahkan Kaki ke Dunia! MTs Muhammadiyah Kasihan Jajaki Program Pertukaran Pelajar dengan Jepang

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, YOGYAKARTA — MTs Muhammadiyah Kasihan membuka babak baru dalam upaya internasionalisasi pendidikan.

Senin (4/7), madrasah ini mendapat kunjungan istimewa dari keluarga asal Jepang, yang membawa serta putri mereka, Hiyori, untuk merasakan atmosfer belajar di lingkungan sekolah Islam Indonesia.

Hiyori, pelajar SMP dari Negeri Sakura, dijadwalkan mengikuti proses pembelajaran di MTs Muhammadiyah Kasihan sebagai bagian dari pengenalan budaya dan sistem pendidikan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi oleh sang ayah, Yamada, keluarga ini menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak madrasah.

Baca Juga :  Perkuat Jembatan Sejarah, Buku "Looking Back: Jakarta and Moscow" Dipresentasikan di Kedubes Rusia

“Ini pengalaman pertama bagi Hiyori belajar di luar Jepang. Ia sangat menikmati interaksi di kelas yang penuh keramahan dan keakraban,” ujar Yamada.

Tak sekadar kunjungan, momentum ini juga menjadi titik awal pembicaraan serius mengenai potensi kerja sama pendidikan antarnegara.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Digital Madrasah, terbesit ide untuk membangun kemitraan dengan SMP Yahiko di Jepang—sekolah asal Hiyori.

Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan, Ridwan Furqoni, menyambut hangat peluang tersebut. Ia menilai, inisiatif itu bisa membuka jalan menuju program pertukaran pelajar antara kedua sekolah dan memperkuat relasi budaya kedua bangsa.

Baca Juga :  Tumbuhkan Solidaritas, Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Gelar 'Program Mahasiswa Berbagi' di Surabaya

“Jika kerja sama ini terwujud, maka ini bukan sekadar peningkatan kualitas akademik, tapi juga sebagai bentuk diplomasi budaya melalui pendidikan,” ujar Ridwan penuh optimisme.

Kunjungan keluarga Yamada menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga soal mempertemukan manusia lintas bangsa dalam semangat saling memahami dan menghargai perbedaan. (Red)

Sumber: muhammadiyah.or.id

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:14 WIB

Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi Universitas Republik Indonesia (URI) dihasilkan dari chatgbt. (dok.suaramuda.net)

OPINI

Apakah Indonesia Membutuhkan Universitas Baru?

Senin, 27 Jul 2026 - 07:47 WIB