Mungkinkah, Pacu Jalur Jadi Warisan Budaya?

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi budaya Riau, Pacu Jalur, yang viral di sosial media. (Sumber gambar: pinterest)

Tradisi budaya Riau, Pacu Jalur, yang viral di sosial media. (Sumber gambar: pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Tradisi legendaris Pacu Jalur di Kuantan Singingi Riau selangkah lagi dekat menuju pengakuan dunia.

Tradisi turun temurun itu diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage/ICH) UNESCO.

Opsi paling memungkinkan dan cepat untuk mewujudkan pengakuan ini melalui skema ekstensi, sebuah jalur yang memungkinkan pengusulan tanpa batasan kuota. Tentunya ini berbeda dengan metode pengusulan lain untuk dapat pengakuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Kebudayaan Provinsi Riau secara aktif turut mendorong usulan penting tradisi nenek moyang di Kota Jalur.

Baca Juga :  Qari Bogor Bikin Bangga Indonesia, Sabet Juara II MTQ Internasional BRICS di Brasil!

Dukungan ini disampaikan langsung Sekretaris Dinas Kebudayaan Riau, Ninno Wastikasari lewat kolaborasi bersama Lembaga Adat Melayu Riau dan instansi terkait.

“Dalam pertemuan virtual bersama Kementerian Kebudayaan, kami di Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sangat antusias. Pacu Jalur adalah identitas penting bagi masyarakat Riau dan pengakuan UNESCO akan semakin menguatkan komitmen kita dalam melestarikan budaya ini,” kata Ninno Wastikasari, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  Paradoks JKN: Cakupan Tinggi, Akses Kesehatan Masih Jadi Mimpi?
Tradisi budaya Riau, Pacu Jalur, yang viral di sosial media. (Sumber gambar: Instagram @ariansikingdom)

Pengusulan Pacu Jalur ke UNESCO kali ini memiliki konteks dan momentum yang sangat tepat.

Tradisi ini diusulkan saat popularitasnya tengah mendunia dan jadi perhatian wisatawan hingga peneliti dari berbagai penjuru.

Selain itu, usulan ini juga didukung penuh oleh semangat pelestarian budaya nasional melalui Kementerian Kebudayaan yang baru dibentuk, menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pengakuan internasional terhadap kekayaan budaya Indonesia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik
Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik
Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan
Lagi-Lagi, Pebalap Muda Indonesia Juara! Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Bergema di Jerman
Bagaimana Jika Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati Saja?
Ketika MK Menutup Pintu Pilkada via DPRD
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:39 WIB

GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:31 WIB

Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:47 WIB

Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik

Senin, 13 Juli 2026 - 18:05 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru