Ditinjau Gubernur, 12 Anak Jalur Sekolah Kemitraan Diterima di SMA PGRI 1 Temanggung

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TEMANGGUNG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau SMA PGRI 1 Temanggung, Selasa, 15 Juli 2025, kemarin.

SMA tersebut merupakan salah satu sekolah swasta yang tergabung dalam program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng.

Sekolah Kemitraan adalah gagasan dadi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk memberikan afirmasi kepada anak putus sekolah maupun anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total ada 139 Sekolah Kemitraan dengan daya tampung sebanyak 5.004 anak didik.

“Pendidikan bagi keluarga miskin ekstrem sudah kita ambil untuk kita sekolahkan kembali, khusus SMA/SMK, karena kewajiban gubernur itu adalah jenjang SMA/SMK, kalau SD-SMP itu kewenangan Bupati/Wali Kota,” kata Luthfi saat kunjungan di Temanggung.

Sekolah kemitraan adalah upaya dari Pemprov Jateng untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto. Sekolah Kemitraan ini berbeda dengan Sekolah Rakyat.

Sekolah Kemitraan menggandeng sekolah-sekolah swasta yang ada di Jawa Tengah untuk memberikan kuota khusus bagi anak putus sekolah atau dari keluarga tidak mampu.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen Menang di Pilgub Jateng 2024, Siap Kerja Keras

Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan pada SPMB tahun ajaran 2025/2026 tercatat ada 62.145 anak didik dari keluarga miskin yang diterima melalui berbagai jalur pendaftaran.

Dari jumlah tersebut, yang diterima dari SPMB Kemitraan dengan sekolah swasta sebanyak 2.387.

Selain mengecek siswa afirmasi dari jalur kemitraan, Luthfi juga menyempatkan untuk menyapa dan memberikan semangat kepada siswa baru SMA PGRI 1 Temanggung.

Pada kesempatan itu, Luthfi berpesan kepada seluruh pelajar untuk belajar dengan baik dan memenuhi amanah dari orangtua masing-masing.

“Pesan saya, belajar dengan baik. Jangan ada bullying di sekolah, juga jangan tawuran. Tugas adik-adik sekalian belajar di sini,” katanya.

“Kita kerja sama dengan sekolah swasta yang kita tunjuk. Di Temanggung ada di SMA PGRI 1,” jelasnya.

Kepala SMA PGRI 1 Temanggung, Djoko Juwono, mengatakan, program sekolah kemitraan yang digagas Gubernur Jawa Tengah sangat bagus dan membantu, baik pihak sekolah maupun masyarakat dari kategori miskin atau tidak mampu.

Baca Juga :  Pengembangan Kawasan MAJT untuk Kemakmuran Umat Memerlukan Dukungan Stakeholders

Adanya jalur afirmasi melalui program Sekolah Kemitraan itu juga jumlah kelas untuk ajaran baru di SMA PGRI 1 Temanggung bertambah.

Dari sebelumnya rata-rata hanya membuka tiga kelas, tahun ini ada empat kelas untuk siswa baru.

“Jumlah yang diterima dari jalur kemitraan di SMA PGRI 1 ada 12 anak. Itu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Dinas Sosial yaitu kategori P1, P2, dan P3. Pembelajaran sama, kita juga berbaur dengan siswa reguler,” ujarnya.

Juwono berharap program yang bagus ini ke depan perlu ditingkatkan lagi. Baik dari segi sosialisasi maupun jumlah rombongan belajar (rombel).

Saat ini kuota di SMA PGRI 1 Temanggung hanya satu rombel yaitu 36 siswa dengan tingkat keterisian baru mencapai 12 anak.

“Masih banyak yang belum tahu program ini, jadi perlu sosialisasi lagi,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB