Libur Nataru 2024, Dishub Prediksi 9,2 Juta Orang Masuk ke Sumut

- Penulis

Rabu, 25 Desember 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MEDAN — Dinas Perhubungan Sumatera Utara (Dishub Sumut) memprediksi lonjakan besar arus mudik dan balik selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan mengatakan, pergerakan lalu lintas orang dan kendaraan diperkirakan mencapai puncaknya pada 23-24 Desember menjelang Natal dan 29-30 Desember menjelang pergantian tahun.

“Kami melihat peningkatan lalu lintas yang signifikan menjelang Natal. Untuk pergantian tahun, arus mudik akan meningkat pada akhir Desember, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 5-6 Januari 2025,” kata Agustinus, Senin (23/12/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dishub memperkirakan sekitar 9,2 juta orang akan masuk ke Sumatera Utara selama periode libur Nataru, sementara yang keluar mencapai 7,6 juta orang. Selisih angka ini diperkirakan berasal dari pergerakan lokal di wilayah Sumatera Utara.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi-Taj Yasin Pimpin Provinsi Jawa Tengah, Berikut Daftar Kepala Daerah se-Jateng

Untuk mengurangi potensi kemacetan, Dishub Sumut mulai memberlakukan pembatasan kendaraan barang di beberapa ruas jalur utama.

Pembatasan ini berlaku pada tanggal 20–22 Desember, 24 Desember, 26–29 Desember 2024, dan 1 Januari 2025, pukul 05.00–22.00 WIB.

Ruas jalan yang diberlakukan pembatasan di Sumut mencakup tiga ruas jalan nasional (non tol) yakni :
1. Ruas Jalan Batas Provinsi Aceh – Tanjung Pura – Stabat – Binjai – Medan – Lubuk Pakam – Sei Rampah – Tebing Tinggi – Lima Puluh – Kisaran – Aek Kanopan – Rantau prapat – Kota Pinang – Batas Riau.
2. Ruas Jalan Medan – Berastagi.
3. Ruas Jalan Pematang Siantar – Parapat – Porsea.

Baca Juga :  Kadishub Sumut Minta Damri Evaluasi Layanan dan Tingkatkan Inovasi Layanan Transportasi

Kendaraan barang dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk truk gandengan dan pengangkut bahan tambang, akan dibatasi pergerakannya. Namun, kendaraan yang membawa bahan pokok seperti BBM, gas, sembako, dan uang dikecualikan.

“Karakteristik kendaraan barang besar cenderung lambat dan sering beriringan, sehingga dapat memicu kemacetan. Pembatasan ini diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas,” jelas Agustinus.

Selain itu, Dishub juga memprediksi lonjakan kunjungan ke tempat wisata di Sumatera Utara akan terjadi pada 1-4 Januari 2025.

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, Dishub optimistis lalu lintas selama Nataru akan tetap lancar dan terkendali. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB