Gubernur Luthfi: Jalan di Jateng Harus Mulus dalam Waktu 15 Hari

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2025 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

SUARAMUDA, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menargetkan semua ruas jalan milik Provinsi Jawa Tengah harus sudah selesai dan siap untuk dilewati dalam waktu 15 hari ke depan.

Hal itu ditegaskan gubernur akibat banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan rusak.

Selain itu, deadline 15 hari pengerjaan jalan rusak juga untuk persiapan arus mudik Lebaran 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikabarkan, pada lebaran kali ini akan ada 71 ribu kendaraan yang melintasi Jawa Tengah. Atau jika di rata-rata bisa mencapai 5 ribu kendaraan per jamnya.

“Jalan mulus dalam 15 hari itu bukan program, tapi instruksi, “tegas Luthfi, menjawab keluhan masyarakat saat Ngobrol Bareng Gubernur Jateng, di Pendapa Pemkab Jepara, Selasa (4/3/2025) malam.

“Saya ndak mau tahu teknisnya seperti apa, harus jadi. Karena jalan merupakan layanan pada masyarakat,” ujarnya.

Luthfi menggarisbawahi, perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) dalam 15 hari itu berupa penambalan lubang.

Baca Juga :  Ribuan Kepala Desa di Jateng "Tumplek blek" Ikuti Sekolah Anti Korupsi Ala Gubernur Luthfi

Mengingat terbatasnya waktu menjelang Lebaran, maka Pemprov tidak memungkinkan melakukan peningkatan jalan seperti pengaspalan, rekonstruksi maupun betonisasi.

“Sing penting, sing bolong-bolong kuwi ditutup disik. Mengko selak riyaya (Yang penting jalan berlubang itu ditutup dulu. Keburu Hari Raya), “lanjutnya.

Dia juga berjanji, akan membuat skala prioritas pengerjaan jalan usai lebaran nanti.

Luthfi pun meminta masyarakat sabar. Pasalnya, pembuatan skala prioritas perbaikan jalan itu juga didasarkan atas pertimbangan kemampuan anggaran (APBD) Jawa Tengah.

“Mengingat cukup banyak ruas jalan provinsi di 35 kabupaten/kota yang mesti diperbaiki, imbuhnya, maka anggaran harus dibagi-bagi, ” ujarnya.

Luthfi tak ingin masyarakat satu wilayah cemburu dengan wilayah yang lain, karena pembangunan jalan.

Oleh karenanya, ia memastikan anggaran APBD untuk pembangunan jalan dilakukan secara “bagito” (bagi rata).

“Kabeh ki ya bagito. Tidak boleh saling menyalahkan dan harus ukur kemampuan (APBD),” terangnya.

Baca Juga :  PD MES Kendal dan YPPEI Arrisalah Bagikan Takjil di Sepanjang Jalan Alun-Alun Kendal

Di sisi lain, gubernur menginginkan call center kerusakan jalan di tingkat kabupaten dan kota, terkoneksi dengan aplikasi Lapor Gub.

Sehingga dia bisa mengetahui laporan masyarakat dengan lebih cepat.

“Khusus soal jalan ini dibuka call center. Tiap hari saya kontrol. Aplikasi miliknya Pak Bupati disambungkan dengan Lapor Gub,” perintahnya.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi telah menggelar rapat terkait perbaikan jalan menjelang Lebaran 2025.

Kepala Dinas PUBMCK Jawa Tengah, Hanung Triyono menjelaskan, secara umum, sebanyak 97,61% kondisi jalan nasional di Jawa Tengah dalam kategori mantap.

“Sebanyak 91, 47 % jalan provinsi kategori mantap, 79,37% jalan Kabupaten/Kota mantap, dan kondisi jalan tol seluruhnya mantap, “jelasnya.

Hanung juga mengurai langkah-langkah yang dilakukan agar seluruh jalan di Jawa Tengah siap untuk arus mudik dan balik Lebaran 2025,

“Mengoptimalkan pemeliharaan rutin, patroli harian di setiap ruas jalan, dan menyiapkan bahan material darurat, pekerja, alat berat, dan operator, “pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB